Qatar Bantah Keras Tuduhan Bantu Israel Serang Iran
Qatar membantah keras laporan media Israel yang menyebut pihaknya setuju membantu Israel dalam operasi militer terhadap Iran.
Kantor Media Internasional Qatar pada Kamis (16/7) menyatakan laporan tersebut sama sekali tidak benar.
>>> Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, 28 Tahun Ditunggu
Pernyataan itu menegaskan bahwa sejumlah individu berupaya menyeret Qatar ke dalam pusaran konflik guna melemahkan peran mediasi antara Amerika Serikat dan Iran.
"Tuduhan-tuduhan ini telah disebarkan oleh individu-individu yang berupaya menyeret Qatar ke dalam konflik, untuk mengganggu peran penting kami dalam mediasi dan untuk mendorong kawasan Timur Tengah menuju eskalasi dan kekacauan lebih lanjut," demikian pernyataan kantor tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency.
Doha menegaskan sejak konflik pecah, Qatar tidak pernah "berpartisipasi dan tidak akan berpartisipasi" dalam operasi militer apa pun terhadap negara tetangga mana pun.
>>> Mantan Teman Will Smith Berusaha Tarik Aktor ke Kasus Hukum dengan Jada
"Qatar tidak akan membiarkan tuduhan menyesatkan tersebut merusak upaya diplomatik aktif kami untuk mengakhiri konflik, dan akan terus melakukan upaya mediasi dengan berkoordinasi dengan mitra regional dan internasional untuk mencapai kesepakatan komprehensif dan berkelanjutan yang mengatasi kekhawatiran semua pihak," demikian pernyataan Qatar.
Kantor Media Internasional Qatar tidak menyebut media Israel mana yang menerbitkan laporan tersebut, dan tidak memberikan rincian lebih lanjut.
AS dan Iran kembali berperang awal bulan ini setelah Iran menyerang sejumlah kapal komersial di Selat Hormuz.
>>> Marc Klok Ungkap Kondisi TC Timnas Indonesia di Bali Jelang Piala AFF 2026
Kedua negara sebelumnya telah meneken nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mengakhiri konflik dalam jangka panjang. Namun, ketegangan meningkat di Selat Hormuz sehingga pertempuran kembali meletus.
Update Terbaru
Studi Ungkap Cara Efektif Atasi Kulit Belang Akibat Sinar Matahari
Jumat / 17-07-2026, 16:38 WIB
DPR Minta Kaji Matang Wacana SPP SMA/SMK di Jabar
Jumat / 17-07-2026, 16:38 WIB
Polisi Pastikan Keaslian Emas 74 Kg dari Rumah Febrie di Sentul
Jumat / 17-07-2026, 16:38 WIB
Detik-detik Roket Starship SpaceX Batal Meluncur Sebelum Lepas Landas
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
SPBU di Jakarta dan Bekasi Larang Suzuki Thunder Isi BBM
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli karena Terkait Kasus Lain
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
Presiden Israel Nyatakan Keinginan Normalisasi dengan Arab Saudi
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
Vincic Nangis Saat Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie sebagai Tersangka TPPU Asabri
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
Bahlil: Blok Masela Sumbang Penerimaan Negara Rp680 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 16:35 WIB
Pemkot Parepare Kurangi Personel Paskibraka Akibat Efisiensi Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
BGN Ungkap Tunggakan Rp1,6 Triliun Era Dadan Hindayana, Pembayaran Masih Diproses
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
Alasan Presiden Argentina Tak Nonton Final Piala Dunia 2026 di Stadion, Demi Ritual Keberuntungan
Jumat / 17-07-2026, 16:32 WIB
BGN Ungkap Pembelian Motor Listrik Rp 411 Miliar, Kini Diusut Kejaksaan
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB







