Kulit belang akibat paparan sinar matahari sering membuat kurang percaya diri. Banyak orang langsung mencari produk pencerah, padahal langkah utama justru mencegah pigmentasi bertambah gelap.

Berdasarkan sejumlah penelitian, berikut cara efektif mengatasi kulit belang yang didukung bukti ilmiah.

>>> DPR Minta Kaji Matang Wacana SPP SMA/SMK di Jabar

Langkah Utama: Sunscreen

Penggunaan tabir surya secara rutin merupakan langkah paling efektif untuk mencegah hiperpigmentasi akibat sinar UV semakin parah. Hal ini merujuk pada studi di Australasian Journal of Dermatology.

Sunscreen juga membantu mengurangi tingkat keparahan pigmentasi yang sudah terbentuk. Pastikan kulit terlindungi sebelum menggunakan produk pencerah.

Body Lotion dengan Bahan Aktif

Tidak semua body lotion memiliki efek meratakan warna kulit.

Sebuah uji klinis acak terhadap 202 perempuan dalam studi PubMed menunjukkan bahwa lotion dengan 4 persen niacinamide dan 2 persen N-acetyl glucosamine (NAG) selama 10 minggu mampu mengurangi area hiperpigmentasi.

Niacinamide menghambat perpindahan pigmen ke permukaan kulit, sementara NAG mendukung regenerasi kulit sehingga belang memudar bertahap.

>>> Polisi Pastikan Keaslian Emas 74 Kg dari Rumah Febrie di Sentul

Vitamin C sebagai Pencegah

Vitamin C topikal membantu menghambat pembentukan pigmen akibat sinar UV. Efek terbaik ditemukan pada produk dengan konsentrasi sekitar 10 persen.

Namun, vitamin C lebih berperan mencegah noda baru daripada menghilangkan pigmentasi lama.

Retinoid dan AHA untuk Memudarkan

Jika kulit sudah belang, retinoid dan alpha hydroxy acid (AHA) bisa menjadi pilihan. Mengutip Topical Treatment for Postinflammatory Hyperpigmentation, kedua bahan ini memiliki bukti kuat untuk memudarkan hiperpigmentasi.

Keduanya mempercepat pergantian sel kulit. Hasil optimal tetap membutuhkan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari.

>>> Detik-detik Roket Starship SpaceX Batal Meluncur Sebelum Lepas Landas

Konsistensi memakai sunscreen, menjaga kelembapan, dan menggunakan produk berbasis bukti ilmiah menjadi kunci agar warna kulit kembali merata.