Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membantah fenomena minim murid disebabkan perubahan demografi. "Enggak lah.

Pertumbuhan penduduk kita masih plus, bukan menuju nol," tegasnya.

Agustina menduga SD negeri minim murid karena fasilitas yang kalah menarik dibanding SD swasta.

"Menurut Kepala Dinas Pendidikan saya, kalau dilihat-lihat SD kita itu memang kurang menarik," kata Agustina.

Hasil survei Dinas Pendidikan menunjukkan banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anak di SD swasta.

"Ternyata surveinya membuktikan bahwa orang tua itu nyaman kalau anak-anak sekolah di tempat yang memang fasilitasnya canggih," jelasnya.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan mengusulkan peningkatan fasilitas di SD negeri.

Selama ini pembangunan lebih difokuskan ke jenjang SMP, sehingga banyak SD negeri tertinggal dari sisi sarana dan prasarana.

"Makanya Kepala Dinas mengajukan supaya SD negeri dibuat sedemikian rupa supaya lebih bagus dan canggih seperti SD swasta," ucap Agustina.

Meski hanya menerima tiga murid baru, Hajar menegaskan sekolah tetap memberikan penyambutan terbaik. "Berapapun muridnya tetap kita sambut dengan meriah.

>>> Kejagung Yakin Febrie Kooperatif dan Tak Hilangkan Barang Bukti

Setiap tahun kita ganti tema. Kali ini temanya sirkus, ada badutnya juga," ucapnya.