PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) resmi meluncurkan Bronyx AI, platform AI-assisted automated penetration testing yang dikembangkan di Indonesia.

Solusi ini dirancang untuk mempercepat proses pengujian keamanan sistem dari yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya hitungan jam, bahkan mulai 14 menit pada pengujian laboratorium.

>>> 3 Laptop Rp5 Jutaan RAM 8 GB untuk Mahasiswa, Ringan dan Anti Lemot

Bronyx AI memanfaatkan AI agent yang mampu menganalisis hasil pengujian secara aktif dan menentukan tahapan pengujian berikutnya secara dinamis.

Platform ini menjalankan berbagai proses penetration testing, mulai dari network reconnaissance, vulnerability assessment, configuration review, pengujian web application dan API, hingga menghasilkan Security Assessment Report lengkap dengan skor CVSS serta rekomendasi mitigasi.

Dalam pengujian internal ITSEC Asia, Bronyx AI mampu menyelesaikan Full Scan dalam waktu mulai dari 14 menit hingga empat jam, tergantung kompleksitas sistem yang diuji.

Dikembangkan dari Pengalaman 16 Tahun

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan meningkatnya kompleksitas infrastruktur digital menuntut pendekatan baru dalam menjaga keamanan siber.

>>> 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026: Super AMOLED, 5G, NFC

"Kecepatan perkembangan teknologi dan ancaman siber saat ini menghadirkan tantangan baru bagi organisasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/7/2026).

Menurut dia, infrastruktur dan layanan digital terus berkembang, sementara pengujian keamanan membutuhkan waktu dan keahlian khusus.

"Melalui Bronyx AI, kami ingin membantu organisasi melakukan pengujian keamanan dalam hitungan jam dengan tetap mempertahankan keterlibatan dan validasi tenaga ahli keamanan siber," kata Patrick.

>>> 3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island Ala iPhone Mulai Rp2 Jutaan

Bronyx AI dikembangkan berdasarkan pengalaman lebih dari 16 tahun ITSEC Asia menangani layanan keamanan siber di berbagai industri dan negara.