Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyempurnakan peta jalan atau roadmap pengembangan kendaraan listrik nasional. Penyusunan ini melibatkan para pelaku industri otomotif.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan roadmap baru disusun lebih matang dan komprehensif.

>>> Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon

Hal ini karena pabrikan yang sudah puluhan tahun beroperasi di Indonesia tidak bisa serta-merta menyesuaikan diri dengan perkembangan industri.

"Hari ini kami sedang menyusun roadmap yang lebih matang dan lebih komprehensif, karena tentu saja puluhan tahun pabrikan dari perusahaan-perusahaan yang sudah ada di Indonesia ini tidak begitu saja harus menyesuaikan dengan perkembangan industri otomotif, tapi pelan-pelan kami juga meminta agar perkembangan pasar otomotif menjadi perhatian mereka," kata Faisol dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (14/7).

Pertimbangan Permintaan Pasar

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya saing industri otomotif nasional di tengah perubahan teknologi yang cepat.

>>> Bank Mandiri Dorong Dua UMKM Binaan Tembus Pasar AS Lewat Pameran Makanan

Pemerintah juga ingin memastikan transisi menuju elektrifikasi tidak mengganggu keberlangsungan investasi dan produksi yang sudah berjalan.

Menurut Faisol, perkembangan permintaan kendaraan di pasar menjadi salah satu pertimbangan utama. Karena itu, pemerintah memilih merancang peta jalan yang dapat dijalankan secara bertahap oleh seluruh pelaku industri.

Lewat roadmap anyar itu, pelaku industri diharapkan memiliki kepastian arah investasi sekaligus mampu mengikuti perubahan kebutuhan pasar.

>>> Guru Besar UI Usulkan Sirup Sawit Merah untuk Menu MBG Ibu Hamil

"Sehingga kami bersama-sama dengan para industri untuk menyusun kembali roadmap yang lebih applicable dan roadmap yang bisa jadi panduan untuk transformasi kendaraan ini," ujarnya.