Sebuah video yang memperlihatkan BYD Tang berhenti di tengah genangan banjir di Kota Shenyang, China, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, motor penggerak belakang mobil tampak copot namun masih terhubung kabel.

>>> Piala Dunia Dongkrak Popularitas Cape Verde, Minat Wisata Melonjak

Menanggapi kejadian itu, BYD buka suara. Perusahaan menyatakan lepasnya rangkaian motor penggerak belakang akibat kendaraan menghantam benda yang terendam banjir saat melintas.

BYD menegaskan insiden tersebut murni disebabkan benturan, bukan cacat produksi. Penjelasan ini disampaikan saat Langzhang News menghubungi layanan pelanggan resmi BYD Auto melalui telepon pada 14 Juli.

Rekaman dari jalanan yang terendam banjir di Shenyang memperlihatkan BYD Tang menyeret komponen logam besar di bawah bumper belakang.

Sebagian warganet bercanda bahwa SUV itu "melahirkan" motor penggerak belakang.

Meski demikian, BYD Tang masih dapat melaju dengan lampu kendaraan menyala, sementara unit motor tetap terseret di bawah mobil.

>>> Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Memasuki Bulan Safar 1448 H yang Bermakna 'Kosong', Waspadai Bahaya Amal Kosong di Era Medsos!

Penjelasan BYD

Melansir Car News China, penjelasan BYD sejalan dengan peringatan yang disampaikan Executive Vice President BYD He Zhiqi pada 8 Juli, lima hari sebelum insiden di Shenyang.

He Zhiqi mengatakan baterai Blade Battery telah memenuhi standar ketahanan air IP67 dan IP68 untuk kondisi darurat.

Namun, ia menegaskan sertifikasi tersebut bukan berarti kendaraan aman digunakan untuk menerobos genangan air.

Menurutnya, batu, trotoar, atau benda lain yang tersembunyi di bawah permukaan air dapat menyebabkan kerusakan serius pada bagian bawah kendaraan, meski baterai dan sistem kelistrikan bertegangan tinggi tetap terlindungi.

BYD Tang merupakan SUV tiga baris yang tersedia dalam varian plug-in hybrid (PHEV) dan battery electric vehicle (BEV).

>>> Saham Taco Bell Anjlok Akibat Isu Diare Meledak-ledak

Varian standar DM-i menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD), sedangkan varian performa tinggi DM-p dan versi listrik bermotor ganda (dual motor EV) menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) dengan motor listrik belakang khusus, yakni komponen yang copot dalam insiden di Shenyang.