Pasar mobil Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada paruh pertama 2026.

Data Gaikindo menunjukkan penjualan wholesales mencapai 436.564 unit, naik 15,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

>>> UEA Tuduh Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, Satu Awak Tewas

Penjualan ritel juga meningkat 10,5% menjadi 433.848 unit. Angka ini menunjukkan pemulihan permintaan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dominasi Toyota dan Merek Jepang Lainnya

Toyota masih memimpin pasar dengan wholesales 133.928 unit atau 30,7% pangsa pasar.

Daihatsu berada di posisi kedua dengan 73.545 unit, disusul Suzuki (36.319 unit) dan Mitsubishi Motors (32.588 unit).

Namun, persaingan di lima besar mulai berubah.

BYD mencatatkan wholesales 23.257 unit dan naik ke peringkat kelima, menggeser Honda yang hanya 20.673 unit.

>>> Warna Google Pixel 11 Bocor Lewat Daftar Amazon, Peluncuran Agustus

Di sisi ritel, Honda masih unggul tipis dengan 23.847 unit dibanding BYD 23.188 unit. Selisih hanya 659 unit.

BYD dan Jaecoo Mencuri Perhatian

BYD kini menjadi merek China dengan penjualan terbesar di Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan merek asal China semakin diterima konsumen.

Jaecoo juga mengejutkan dengan masuk delapan besar. Merek yang baru memasuki pasar Indonesia ini membukukan wholesales 17.334 unit dan ritel 16.986 unit.

Capaian Jaecoo melampaui merek yang lebih dulu ada seperti Wuling, Hyundai, dan Geely.

10 Merek Mobil Terlaris Semester I 2026

Berikut data wholesales: Toyota 133.928 unit, Daihatsu 73.545, Suzuki 36.319, Mitsubishi Motors 32.588, BYD 23.257, Honda 20.673, Mitsubishi Fuso 17.535, Jaecoo 17.334, Isuzu 13.890, Hino 10.660.

>>> Kisah Sam Neill Reuni dengan Anak yang Pernah Diadopsikan Sebelum Meninggal

Untuk ritel: Toyota 129.925 unit, Daihatsu 72.209, Suzuki 36.592, Mitsubishi Motors 34.290, Honda 23.847, BYD 23.188, Mitsubishi Fuso 17.974, Jaecoo 16.986, Isuzu 13.430, Hino 10.569.