Penjualan mobil Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia terus tertekan. Pada semester pertama 2026, distribusi mobil murah ramah lingkungan itu tercatat hanya 55.506 unit.

Angka tersebut turun 18,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 68.038 unit. Data ini berdasarkan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

>>> Pelatih Mesir dan Bintang Spanyol Bela Palestina, Israel Geram

Produksi Juga Menyusut

Penurunan penjualan sejalan dengan menurunnya produksi lima model LCGC buatan Honda, Toyota, dan Daihatsu.

Produksi LCGC pada Januari-Juni 2026 hanya 70.845 unit, turun 15 persen dari 83.367 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Meski segmen LCGC lesu, pasar otomotif nasional secara keseluruhan justru tumbuh.

>>> Prancis vs Spanyol di Semifinal, Chapter Baru Duel Mbappe vs Yamal

Total wholesales mobil penumpang dan komersial pada semester I 2026 mencapai 436.564 unit, naik 15,9 persen.

Segmen kendaraan hybrid mencatat kenaikan 47 persen menjadi 42.366 unit.

Sementara itu, penjualan PHEV melonjak 187,4 persen menjadi 5.003 unit, dan mobil listrik berbasis baterai tumbuh 80,8 persen menjadi 69.739 unit.

>>> Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Ojol yang Tewas saat Istirahat

Untuk kendaraan konvensional termasuk komersial, distribusinya naik 10,2 persen menjadi 263.950 unit. Adapun penjualan ritel nasional tumbuh 10,5 persen menjadi 433.848 unit.