Bekas jerawat tidak selalu berupa noda hitam. Pada sebagian orang, bekas jerawat justru tampak merah, merah muda, atau keunguan meski jerawatnya sudah sembuh.

Secara umum, bekas jerawat dibedakan menjadi PIH dan PIE. Keduanya memiliki penyebab yang berbeda sehingga cara memudarkannya juga tidak selalu sama.

>>> Roy Suryo Pecat Pengacara yang Tak Setia, Tunjuk Gofur Sangaji dan Soraya

Apa Itu PIH?

Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH) adalah bekas jerawat yang berwarna cokelat, kehitaman, atau abu-abu. Kondisi ini muncul akibat produksi melanin yang meningkat setelah kulit mengalami peradangan.

PIH dapat terjadi pada semua warna kulit, tetapi umumnya lebih jelas terlihat pada pemilik kulit berwarna sedang hingga gelap.

Kebiasaan memencet jerawat juga dapat meningkatkan risiko munculnya PIH.

Apa Itu PIE?

Post-Inflammatory Erythema (PIE) merupakan bekas jerawat yang berwarna merah, merah muda, atau keunguan.

Berbeda dengan PIH, PIE bukan disebabkan oleh penumpukan melanin, melainkan perubahan atau pelebaran pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit setelah peradangan.

PIE lebih sering terlihat pada kulit yang cenderung terang, meski kondisi ini juga dapat dialami oleh semua jenis warna kulit.

Apa Bedanya Jerawat PIH dan PIE?

Perbedaan utama PIH dan PIE terletak pada penyebab dan warna bekas yang ditinggalkan.

>>> Purbaya: Indonesia Tak Cemas, Melainkan Menuju Indonesia Emas

PIH berwarna cokelat hingga kehitaman karena dipicu oleh produksi melanin yang berlebihan. PIE berwarna merah, merah muda, atau ungu karena berkaitan dengan pembuluh darah di kulit.

PIH umumnya lebih sering terlihat pada kulit yang lebih gelap, sedangkan PIE lebih mudah terlihat pada kulit terang.

Apakah PIH dan PIE Bisa Hilang Sendiri?