Seiring bertambahnya usia ponsel, performanya pasti menurun. Namun, ada trik software yang bisa membuat ponsel terasa lebih responsif.

Salah satu perubahan sederhana yang saya lakukan adalah mengganti launcher default dari One UI Home ke Niagara Launcher.

>>> Avengers Doomsday: Durasi 2 Jam 45 Menit, Fans Terbelah

Hasilnya, hampir semua aplikasi terbuka lebih cepat.

Keunggulan Niagara: Minimalis dan Prediktif

Niagara menawarkan layar utama yang unik dengan daftar aplikasi berurutan secara alfabetis. Ini membuat tampilan tetap bersih tanpa perlu banyak layar beranda.

Alfabet di sisi kanan layar memudahkan pencarian aplikasi. Cukup ketuk huruf pertama, dan aplikasi yang diinginkan langsung muncul.

Keuntungan terbesar adalah posisi aplikasi menjadi dapat diprediksi. Meskipun menginstal aplikasi baru, letaknya selalu sesuai abjad.

>>> ABC Secret Savings Hadirkan Diskon Perlengkapan Outdoor

Untuk aplikasi favorit, saya menandainya sebagai favorit sehingga ikonnya tetap di layar utama. Saya hanya menyimpan delapan aplikasi favorit agar mudah dijangkau.

Perubahan Kebiasaan Sehari-hari

Setelah menggunakan Niagara selama berbulan-bulan, saya tidak lagi membuat banyak layar beranda atau mengatur ulang ikon secara berkala.

Kebiasaan mengelompokkan aplikasi ke dalam folder pun hilang. Niagara menghilangkan kebutuhan akan pengaturan rumit tersebut.

>>> Rekor Mbappe vs Yamal: Mbappe Selalu Kalah di Laga Eliminasi

Meskipun demikian, saya tetap terbuka untuk mencoba launcher lain. Saya memiliki tiga ponsel Android, sehingga bisa bereksperimen tanpa meninggalkan Niagara sepenuhnya.