Untuk memenuhi target tersebut, Bulog tidak hanya melibatkan Perpadi, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan penggilingan swasta lain yang memenuhi persyaratan.

Menurut Rizal, Bulog menetapkan standar yang ketat bagi penggilingan yang akan menjadi mitra. Hanya penggilingan yang mampu menghasilkan beras berkualitas yang akan dilibatkan dalam program tersebut.

>>> 5 Alasan Tidur dengan Suara Alam Bikin Kamu Lebih Bahagia

"Yang kita libatkan adalah penggilingan-penggilingan yang memiliki standardisasi yang sudah ditentukan, yang bisa mencetak beras-beras berkualitas," ujarnya.

Ia mengatakan beras yang dihasilkan harus memenuhi standar kebersihan, higienitas, dan kualitas sehingga layak dikonsumsi masyarakat.

"Kita akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Beras harus bersih, sehat, higienis, dan bervitamin sehingga betul-betul bermanfaat saat dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso mengatakan pihaknya siap mendukung program pengolahan CBP menjadi beras premium.

Menurut Sutarto, kerja sama dengan Bulog bukan hal baru karena sebelumnya kedua pihak juga berkolaborasi dalam program penyerapan gabah petani.

"Kita sepakat akan melakukan ini dengan sebaik-baiknya. Kami sepenuhnya mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah menuju kemandirian pangan dan kedaulatan pangan," kata Sutarto.

Sementara itu, Rizal juga mengungkapkan capaian penyerapan beras Bulog tahun ini terus meningkat.

Hingga 13 Juli 2026, sejumlah wilayah seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta beberapa kabupaten dan kota lainnya telah mencapai 100 persen target penyerapan beras.

Menurutnya, Jawa Timur bahkan telah memenuhi target penyerapan sekitar 970 ribu ton lebih cepat dari jadwal.

Dengan masih tersisa sekitar lima bulan hingga akhir tahun, Bulog memperkirakan sejumlah daerah berpeluang melampaui target penyerapan yang telah ditetapkan.

Rizal mengatakan capaian tersebut tak lepas dari dukungan Perpadi yang selama ini menjadi mitra Bulog dalam penyerapan gabah hingga pengolahan beras.

"Oleh karena itu inilah capaian yang luar biasa menurut kami, hari ini ada beberapa provinsi kami khususnya pimpinan wilayah kami yang sudah mencapai 100 persen dan potensinya berarti kan ke depan mereka bisa lebih dari 100 persen dari target yang diberikan.

>>> Cara Pelatih Timnas Mesir Bela Palestina Bikin Israel Sewot

Ini luar biasa baik pencapaian serapan maupun pencapaian SPHP maupun bantuan pangan," tutur Rizal lebih lanjut.