Buku Puisi Esai Denny JA Akan Diterjemahkan ke 35 Bahasa Usai Raih BRICS Award 2025
Buku puisi esai karya Denny JA akan diterjemahkan ke dalam 35 bahasa. Proyek ini disebut sebagai salah satu penerjemahan sastra Indonesia dengan jangkauan bahasa terluas dalam sejarah.
Penerbit CBI menyatakan proyek ini berawal setelah Denny JA menerima BRICS Award 2025 untuk kategori Inovasi Sastra.
>>> Presiden Prabowo Beri Harga Khusus BBM Rp15.000/Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT
Awalnya, panitia BRICS Award mengusulkan agar karya puisi esainya diterjemahkan ke bahasa negara-negara anggota BRICS.
Penghargaan BRICS Award 2025 diberikan oleh sembilan dewan juri internasional yang mewakili seluruh negara anggota BRICS. Mereka menyeleksi ratusan kandidat dari berbagai negara.
Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi proyek yang lebih luas. Kini, karya sastra bertema tragedi kemanusiaan itu akan dihadirkan kepada pembaca lintas budaya dan lintas bahasa.
Direktur Utama Penerbit CBI, Ari Nugroho, mengatakan penerjemahan bukan sekadar memindahkan kata-kata. "Penerjemahan adalah cara memperluas empati antarmanusia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/7).
Dari delapan buku puisi esai Denny JA yang telah tersedia dalam bahasa Inggris, Yang Menggigil dalam Arus Sejarah dipilih karena mengangkat tema yang paling universal.
Buku ini memuat 15 puisi esai yang mengangkat berbagai tragedi besar dunia.
Mulai dari Perang Dunia I, Flu Spanyol, Revolusi Rusia, bom atom Hiroshima, Pembantaian Nanking, Revolusi Prancis, perbudakan di Amerika Serikat, Holocaust, Ghetto Warsawa, Kelaparan Besar di bawah Mao Zedong, Revolusi Kebudayaan Tiongkok, hingga tragedi boat people Vietnam.
Namun, buku ini tidak menempatkan para penguasa sebagai tokoh utama sejarah.
Yang dihadirkan justru mereka yang selama ini nyaris terlupakan, seperti seorang ibu yang kehilangan anak akibat bom Hiroshima, seorang bocah Yahudi yang tak pernah kembali dari Auschwitz, hingga keluarga pengungsi Vietnam yang mempertaruhkan nyawa di Laut Cina Selatan.
Update Terbaru
Nicki Minaj Digugat Kantor Hukum atas Utang Rp3,6 Miliar
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Penonton Podcast Donald Trump Jr. Dituntut Atas Ancaman Pembunuhan
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Lizzo Akui Berat Badannya Naik 20 Pon, Tak Peduli dengan Haters
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Mantan Bintang 'Vanderpump Rules' Scheana Shay Bantu Bar di Seattle Saat Banjir Penggemar Piala Dunia
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Tom Segura dan Christina P. Berpisah Setelah 18 Tahun Menikah
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu
Selasa / 14-07-2026, 03:08 WIB
Bentrokan Suporter Inggris dan Argentina di Tribun Miami Stadium
Selasa / 14-07-2026, 03:07 WIB
Mahfud MD Soroti Celah KUHAP, Komisi III DPR: Itu Penyerahan, Bukan Pelimpahan
Selasa / 14-07-2026, 03:00 WIB
Pertemuan Rahasia 11 Jam Iran-AS Gagal, Trump Kecewa
Selasa / 14-07-2026, 03:00 WIB
Penasihat Khamenei: Iran Tak Akan Bayar Upeti ke AS Demi Selat Hormuz
Selasa / 14-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Akui Baru Sadar Betapa Kayanya Indonesia, Tapi Banyak Dicuri
Selasa / 14-07-2026, 02:58 WIB
Casio Luncurkan Baby-G BG169CMB-8 dengan Desain Kamuflase Y2K di AS
Selasa / 14-07-2026, 02:58 WIB
Janji Lapangan Kerja Pusat Data: Investasi Miliaran, Pekerjaan Minim
Selasa / 14-07-2026, 02:56 WIB
The Witcher: Lead Designer Tak Malu dengan Kartu Seks, tapi Akui Itu Tidak Berhasil
Selasa / 14-07-2026, 02:56 WIB







