Buku Puisi Esai Denny JA Akan Diterjemahkan ke 35 Bahasa Usai Raih BRICS Award 2025
Penerbit CBI menulis, "Sejarah biasanya mengingat para pemenang. Sastra mengingat mereka yang nyaris dilupakan."
Keunikan buku ini terletak pada bentuk puisi esai, genre yang memadukan puisi naratif dengan catatan kaki berbasis fakta sejarah.
Setiap puisi dibangun dari peristiwa yang terdokumentasi, sementara bahasa puitis menghadirkan pengalaman emosional para korbannya.
Menurut penerbit, pendekatan tersebut membuat pembaca tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga merasakan dimensi kemanusiaan di balik setiap tragedi.
Salah satu puisi dalam buku ini mengisahkan keluarga Nguyen, pengungsi Vietnam yang mengarungi Laut Cina Selatan.
>>> Mahfud MD Akui Terkecoh dengan Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Di tengah ombak dan ancaman kematian, sang ayah hanya mampu meminta putrinya memejamkan mata dan membayangkan sebuah negeri yang ramah.
Penerbit CBI menyatakan, "Statistik mampu mengejutkan, tetapi satu wajah manusia sering kali jauh lebih sulit dilupakan daripada jutaan angka."
Karena itu, buku ini dinilai memiliki daya jangkau yang universal.
Tangisan seorang ibu di Hiroshima dapat dipahami di Brasil, ketakutan seorang anak Yahudi dapat dirasakan di Mesir, sementara harapan seorang pengungsi Vietnam dapat dimengerti di Afrika Selatan.
Ari Nugroho mengatakan dunia saat ini membutuhkan lebih banyak karya yang mampu membangun empati lintas budaya.
Dua Tahap Penerjemahan
Proyek penerjemahan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama telah rampung dengan enam bahasa utama dunia, yakni Inggris, Prancis, Spanyol, Arab, Rusia, dan Mandarin.
Bahasa-bahasa tersebut dipilih karena memiliki cakupan pembaca yang luas sekaligus merupakan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan bahasa kerja negara-negara BRICS.
Tahap kedua akan memperluas penerjemahan ke 29 bahasa lain di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Oseania. Target penyelesaiannya adalah akhir 2027.
Update Terbaru
Alesso Diam-Diam Menikahi Erin Michelle Cummins Bulan Lalu
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Killian Gonzales, Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Kayu Apung di Pantai Washington
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Ted Cruz Hampir Menangis Bicarakan Kematian Lindsey Graham
Selasa / 14-07-2026, 06:18 WIB
Aktris 'The Ring' Daveigh Chase Tinggalkan Harta Ratusan Juta
Selasa / 14-07-2026, 06:14 WIB
Polemik Rasial Menjelang Prancis vs Spanyol: Partai Sosialis hingga Komunis Angkat Bicara
Selasa / 14-07-2026, 06:14 WIB
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
Selasa / 14-07-2026, 06:13 WIB
Pelaku Teror Bom ke SD Jaksel Pernah Kirim Pesan Serupa ke Ketua RT
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Film Fiksi Ilmiah 'The Fin' Angkat Diskriminasi di Korea Bersatu
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Deschamps Coba Bikin Spanyol Gerah Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Jerman Belikan 50 Ribu Drone Serang untuk Ukraina
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Misbakhun: Disiplin Fiskal Kunci Pertahankan Kepercayaan S&P
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Semifinal Piala Dunia 2026: Empat Negara Bertabur Gelar
Selasa / 14-07-2026, 06:07 WIB
Iran Gempur Sejumlah Negara Arab, Saudi Jadi Pengecualian
Selasa / 14-07-2026, 06:03 WIB
Film Free Willy Dapat Reboot, Digarap Rumah Produksi Russo Brothers
Selasa / 14-07-2026, 06:03 WIB







