Iran menegaskan tidak akan pernah membayar upeti kepada Amerika Serikat demi mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammed Mokhber.

Mokhber menulis melalui akun X bahwa Iran mempertahankan Selat Hormuz agar kapal-kapal Iran tidak dipaksa membayar upeti kepada musuh di masa depan.

>>> Prabowo Akui Baru Sadar Betapa Kayanya Indonesia, Tapi Banyak Dicuri

Ia menekankan bahwa mundur dari kawasan tersebut tidak akan pernah terpikirkan oleh siapa pun yang mencintai Iran.

Pernyataan ini merupakan respons atas klaim Presiden AS Donald Trump yang menyatakan akan mengambil alih Selat Hormuz.

Trump sebelumnya mengumumkan niatnya setelah melanjutkan operasi militer yang disebutnya telah menghancurkan musuh melalui serangan udara.

Selat Hormuz: Jalur Vital Perdagangan Energi

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran paling penting bagi perdagangan energi dunia.

>>> Casio Luncurkan Baby-G BG169CMB-8 dengan Desain Kamuflase Y2K di AS

Sebagian besar ekspor minyak dari negara-negara kawasan melewati selat sempit ini, sehingga setiap eskalasi konflik berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Iran sebelumnya telah mengambil kendali dan menutup jalur pelayaran yang sebelumnya bebas dilalui kapal internasional sebagai respons terhadap perang yang dilancarkan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Dengan pernyataan terbaru dari kedua belah pihak, ketegangan di wilayah tersebut diperkirakan akan terus meningkat.

>>> Janji Lapangan Kerja Pusat Data: Investasi Miliaran, Pekerjaan Minim

AS menyatakan siap mengambil alih pengamanan kawasan, sementara Iran menegaskan tidak akan mundur dan siap mempertahankan kendalinya atas jalur laut strategis ini.