Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial terkait konflik dengan Iran. Ia mengklaim bahwa AS kini telah mengambil alih Selat Hormuz dari Teheran.

"Kami mengambil alih Selat Hormuz. Mereka sudah tidak punya apa-apa lagi.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 15 – 19 Juli 2026

Mereka benar-benar tidak memiliki apa pun," kata Trump, dikutip Selasa (14/7).

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menjadi titik perebutan pengaruh antara Washington dan Teheran.

Jalur ini juga menjadi lintasan utama distribusi minyak dari kawasan Teluk Persia ke dunia.

Setiap perubahan kendali atau gangguan keamanan di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan energi global. Hal itu bisa memicu krisis ekonomi dunia.

Klaim Kemampuan Militer Iran Hancur

Trump juga mengklaim kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan besar akibat serangan AS.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 15 – 19 Juli 2026

Ia menyebut angkatan laut, angkatan udara, hingga kemampuan rudal Iran kini nyaris tidak memiliki daya tempur.

Trump menyinggung sejumlah pemimpin Iran yang menurutnya telah tewas dalam konflik tersebut. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Trump juga mengatakan bahwa sehari sebelumnya, ada perundingan selama hampir 11 jam dengan Iran. Namun, ia menilai negosiasi selalu berujung pada perubahan tuntutan dari pihak Teheran.

Ia menegaskan pemerintahannya tidak lagi bersedia memenuhi perubahan-perubahan yang diajukan Iran dalam proses perundingan.

>>> Senator AS: Trump Kehabisan Akal untuk Akhiri Perang dengan Iran

Pernyataan Trump mengenai pengambilalihan Selat Hormuz diperkirakan akan memicu perhatian internasional. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Iran.