Tiga Jenis Istirahat yang Dibutuhkan Tubuh dan Otak, Tidur Saja Tidak Cukup
Tidur memang esensial bagi kesehatan fisik dan mental, tetapi bukan satu-satunya cara pemulihan yang dibutuhkan tubuh.
Banyak orang telah memperbaiki kebiasaan tidur mereka namun tetap merasa lelah karena beban mental dan emosional lain yang belum terselesaikan.
>>> Lagu Oasis "Wonderwall" Berjaya Lagi, Jadi Nyanyian Kemenangan Inggris
Kehidupan modern terus-menerus menuntut perhatian kita melalui pekerjaan, percakapan, notifikasi digital, dan stres emosional. Bahkan saat tidur di malam hari, tekanan yang terakumulasi tidak otomatis hilang.
Para ahli mengatakan pemulihan sejati berasal dari menyeimbangkan beberapa bentuk istirahat yang memungkinkan berbagai bagian otak dan sistem saraf untuk kembali tenang.
1. Istirahat Sosial: Berhenti Sejenak dari Interaksi Terus-Menerus
Menghabiskan waktu dengan keluarga, teman, rekan kerja, atau klien membutuhkan upaya mental yang terus-menerus.
Setiap percakapan melibatkan interpretasi ekspresi wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan ekspektasi sosial, yang semuanya menguras sumber daya kognitif.
Bahkan interaksi positif pun bisa menjadi melelahkan secara mental setelah waktu yang lama.
Istirahat sosial tidak berarti menghindari orang sama sekali, melainkan mengizinkan diri sendiri untuk memiliki momen hening tanpa harus tampil, merespons, atau tetap waspada terhadap orang lain.
Menghabiskan waktu sendirian, menikmati alam, membaca, atau sekadar melepaskan diri dari tuntutan sosial dapat membantu memulihkan energi mental.
2. Istirahat Emosional: Memberi Ruang bagi Pikiran untuk Bernapas
Emosi yang kuat—baik stres, kecemasan, frustrasi, atau bahkan kegembiraan—memerlukan energi yang signifikan untuk diproses.
Ketika tuntutan emosional menumpuk tanpa kelegaan, otak tetap dalam keadaan waspada yang berkepanjangan.
Psikolog merekomendasikan untuk menciptakan kesempatan pemulihan emosional yang sesungguhnya dengan menjauh dari lingkungan yang menekan, mempraktikkan teknik relaksasi, atau menghabiskan waktu di lingkungan yang tenang.
Update Terbaru
Trump Klaim Popularitas 59% di Tengah Kenaikan Harga Minyak dan Konflik Iran
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Fenomena Super El Niño Mendekat, Ancaman Rekor Pemanasan Global
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Old Farmer's Almanac Ramalkan Cuaca Musim Gugur 2026 yang Terbelah di AS
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Jay-Z Hadirkan Rihanna dan Beyoncé di Malam Ketiga Konser Yankee Stadium
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Josh Grisetti, Bintang 'Marvelous Mrs. Maisel', Meninggal Bunuh Diri di Usia 44
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Thomas Tuchel dan Jude Bellingham Adu Argumen Usai Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Mengenal Noh, Seni Pertunjukan Tertua di Jepang yang Abadi
Senin / 13-07-2026, 20:57 WIB
Jujutsu Kaisen, Chainsaw Man, dan Manga Lain Masuk Daftar Laris NYT Juli
Senin / 13-07-2026, 20:57 WIB
Proyeksi Pertumbuhan Laba S&P 500 Meningkat Jelang Laporan Keuangan
Senin / 13-07-2026, 20:57 WIB
Caleb Williams Masuk 10 Besar Ranking Quarterback NFL Versi ESPN
Senin / 13-07-2026, 20:57 WIB
Hampir 4.000 Perawat Brigham and Women's Hospital Kembali Bekerja Setelah Pemogokan Bersejarah
Senin / 13-07-2026, 20:56 WIB
Michael Cohen Luncurkan Acara Radio WABC di Tengah Rekonsiliasi dengan Trump
Senin / 13-07-2026, 20:56 WIB
China Angkat Bicara soal Perang AS vs Iran yang Kembali Memanas
Senin / 13-07-2026, 20:56 WIB







