Petenis Spanyol Carlos Alcaraz memutuskan mundur dari Kanada Terbuka di Montreal pada 10 Juli 2026.

Keputusan ini diambil karena ia masih menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan kanan yang diderita sejak April lalu.

>>> Golden State Valkyries Bidik Kemenangan Ketujuh Beruntun Lawan Connecticut Sun

Petenis peringkat dua dunia itu sudah absen hampir tiga bulan sejak Barcelona Open. Cedera tersebut membuatnya melewatkan sejumlah turnamen besar seperti Madrid, Roma, Prancis Terbuka, dan Wimbledon.

Alcaraz baru-baru ini membagikan video latihan dari lapangan di Murcia.

Dalam video itu, ia terlihat menggunakan perban pelindung dan rangka raket tanpa senar untuk meniru gerakan forehand tanpa memberi tekanan berlebih pada sendi.

Pada April lalu, Alcaraz mengumumkan melalui Instagram bahwa ia tidak akan tampil di Roma dan Roland Garros.

"Setelah hasil tes hari ini, kami memutuskan hal paling bijaksana adalah berhati-hati dan tidak berpartisipasi," tulisnya.

Ia mengakui bahwa masa istirahat paksa ini menjadi tantangan besar dalam karier profesionalnya. "Ini masa sulit bagi saya, tapi saya yakin kami akan keluar lebih kuat," ujar Alcaraz.

>>> White Sox Hadapi Athletics di Seri Tiga Pertandingan

Petenis berusia 23 tahun itu telah mengoleksi tujuh gelar Grand Slam, termasuk Australia Terbuka pada Januari lalu.

Musim ini ia mencatat rekor 22-3 dan berharap bisa kembali pada rangkaian turnamen keras Amerika Utara.

"Ini terjadi pada atlet profesional. Pada akhirnya, Anda harus bangkit dan berusaha menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Semoga saya bisa segera kembali ke lapangan," kata Alcaraz.

Legenda tenis Boris Becker mengomentari video latihan Alcaraz. "Senang melihatnya memukul bola, tapi masih jauh, saya khawatir," tulis Becker di media sosial.

>>> Polisi Buru Dua Tersangka Pembunuhan Ganda di Klub Austin

Dengan mundurnya Alcaraz dari Kanada Terbuka, tim pelatihnya kini menargetkan kembalinya ia di Cincinnati Masters. Turnamen itu diharapkan menjadi ajang pemanasan sebelum AS Terbuka di New York.