Proyeksi Pertumbuhan Laba S&P 500 Meningkat Jelang Laporan Keuangan
Perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 diproyeksikan mencatatkan kenaikan laba korporat yang signifikan pada kuartal kedua, seiring bank-bank besar bersiap membuka siklus pelaporan pada 14 Juli 2026.
Data yang dihimpun FactSet menunjukkan tingkat pertumbuhan laba yang diproyeksikan untuk indeks tersebut saat ini berada di angka 23,6 persen.
>>> Caleb Williams Masuk 10 Besar Ranking Quarterback NFL Versi ESPN
Ini menandai kuartal kedua berturut-turut dengan kenaikan tahunan di atas 20 persen.
Pola historis menunjukkan hasil akhir yang lebih tinggi selama siklus pelaporan korporat. FactSet memperkirakan indeks kemungkinan akan menuntaskan ekspansi kuartal kedua di atas 29 persen.
Laporan terpisah dari Zacks Investment Research mengonfirmasi bahwa hampir 70 perusahaan, termasuk 29 anggota S&P 500, dijadwalkan menerbitkan pembaruan keuangan pekan ini.
Zacks Investment Research menyebutkan bahwa estimasi laba agregat secara konsisten cenderung naik selama lebih dari setahun.
Awalnya didorong oleh saham teknologi, kemudian meluas ke sektor energi, bahan baku, utilitas, dan keuangan.
>>> Hampir 4.000 Perawat Brigham and Women's Hospital Kembali Bekerja Setelah Pemogokan Bersejarah
Sektor energi mengalami perubahan signifikan, dengan estimasi laba kuartal kedua berlipat ganda sejak April menyusul perkembangan geopolitik di Teluk Persia pada awal Maret.
JPMorgan, Wells Fargo, Citigroup, dan Bank of America dijadwalkan merilis hasil kuartalan mereka pada Selasa pagi.
Data industri menunjukkan lembaga-lembaga ini mungkin melaporkan pertumbuhan pinjaman terkuat dalam hampir tiga tahun.
Yardeni Quick Takes melaporkan bahwa margin laba forward kolektif untuk entitas S&P 500 naik ke rekor 16,1 persen pekan lalu.
Indeks mid-cap dan small-cap juga mencatat kenaikan laba forward.
>>> Michael Cohen Luncurkan Acara Radio WABC di Tengah Rekonsiliasi dengan Trump
Riset pasar menunjukkan bahwa 89 persen dari 18 perusahaan S&P 500 yang telah menerbitkan data keuangan hingga 10 Juli melampaui estimasi laba konsensus dengan agregat 14,5 persen.
Update Terbaru
Influencer 'Okay Baby' Katelynn Ordone Ajukan Cerai Usai Kematian Anak
Senin / 13-07-2026, 22:00 WIB
Video Mengerikan Tunjukkan Kebakaran Mematikan di Gedung Bir Bangkok
Senin / 13-07-2026, 22:00 WIB
Korban Serangan Bison di Yellowstone Teridentifikasi, Alami Patah Tulang Parah
Senin / 13-07-2026, 22:00 WIB
Zahara Jolie Ambil Langkah Hukum Lepas Nama Pitt
Senin / 13-07-2026, 22:00 WIB
Erling Haaland Ucapkan Selamat Tinggal ke AS Usai Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia
Senin / 13-07-2026, 21:59 WIB
Kendal Tornado FC Resmi Rekrut Striker Rizky Dwi Pangestu
Senin / 13-07-2026, 21:58 WIB
Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 Terbuka Usai Wacana 64 Tim
Senin / 13-07-2026, 21:58 WIB
Strategi Tim Robot ITS Juarai KRAI 2026 dan Melaju ke Hong Kong
Senin / 13-07-2026, 21:56 WIB
Bansos PKH dan BPNT Triwulan III Mulai Cair 20 Juli 2026
Senin / 13-07-2026, 21:56 WIB
Kejagung Bantah Kabar Eks Jampidsus Febrie Kabur Umrah Usai Jadi Tersangka
Senin / 13-07-2026, 21:56 WIB
Honda Super One Siap Meluncur di GIIAS 2026, Jajal Pasar Mobil Listrik Indonesia
Senin / 13-07-2026, 21:53 WIB
Yusril: Alasan Polri Limpahkan Kasus Jampidsus Febrie ke Kejagung
Senin / 13-07-2026, 21:53 WIB
Momen Lee Dong Wook dan Yoo In Na Viral, Picu Rumor Pacaran
Senin / 13-07-2026, 21:53 WIB
Declan Rice Terbaring 3 Hari karena Penyakit Misterius Sebelum Lawan Norwegia
Senin / 13-07-2026, 21:50 WIB







