Polda Metro Bongkar Lokalisasi Tenda Biru di Cibitung, 8 Anak Jadi Korban Eksploitasi Seksual

Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya membongkar praktik perdagangan orang yang melibatkan anak-anak di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Lokalisasi yang dikenal warga sebagai Tenda Biru itu menyamar sebagai kafe karaoke.
>>> KPK Usut Dugaan Fee 10 Persen Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono
Pengungkapan berawal dari patroli siber yang mendeteksi indikasi praktik serupa di wilayah tersebut.
"Melalui penelusuran patroli siber, diketahui ada satu wilayah yang terindikasi sama, yaitu di Cibitung yang kita sebut dengan lokalisasi Tenda Biru," kata Direktur PPA PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo dalam jumpa pers, Rabu (8/7/2026).
Polisi menemukan empat kafe di lokalisasi tersebut yang mengeksploitasi anak-anak sebagai pekerja seks komersial.
Para korban dijadikan ladies companion yang diwajibkan menemani tamu laki-laki, mengonsumsi minuman beralkohol, hingga melayani hubungan seksual.
"Selain melakukan pendampingan, mereka juga diwajibkan menemani atau ikut mengonsumsi minuman beralkohol, kemudian ada kegiatan karaoke, menyanyi, dan berlanjut sampai dengan terjadinya hubungan badan atau persetubuhan," ujar Rita.
Dari lokasi, polisi menangkap 37 orang.
>>> Hilary Duff Terobsesi Facial Sperma Salmon, Ajak Suami Ikutan
Delapan di antaranya masih berstatus anak-anak dan langsung dievakuasi ke tempat aman bersama dukungan Kementerian PPPA, KPAI, UPT PPA DKI, serta Dinas Sosial DKI dan Jawa Barat.
Sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan peran sebagai muncikari dan marketing. "Tetapkan 12 tersangka, berperan muncikari, marketing merangkap pekerja di situ," kata Rita.
Para tersangka dijerat Pasal 76I juncto Pasal 88 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda Rp200 juta.
Mereka juga disangkakan Pasal 12 juncto Pasal 15 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.
Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan dugaan keterlibatan warga negara asing dalam prostitusi anak.
>>> Trump Ganti Pesawat Kepresidenan di Tengah Ketegangan dengan Iran
Setelah tidak menemukan praktik tersebut di Jakarta, polisi mengarahkan penyelidikan ke Cibitung hingga akhirnya menemukan kafe-kafe yang mengeksploitasi anak-anak.
Update Terbaru
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Masih Berlaku Sampai Agustus
Kamis / 09-07-2026, 07:49 WIB
Polisi Sita Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M dari Rumah di Sentul
Kamis / 09-07-2026, 07:49 WIB
IHSG Diramal Lanjut Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Kamis / 09-07-2026, 07:48 WIB
Polisi Ungkap Ukuran Brankas di Kafe Cipete Capai 2x1 Meter
Kamis / 09-07-2026, 07:48 WIB
Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Berubah, Spanyol Tergusur dari Puncak
Kamis / 09-07-2026, 07:48 WIB
Surabaya Printing Expo 2026 Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Kamis / 09-07-2026, 07:43 WIB
Media Argentina Ungkap Fakta Unik, Messi Bisa Gagal Juara Piala Dunia
Kamis / 09-07-2026, 07:43 WIB
Trump Salah Sebut Iran Jadi 'Republik Islam Jepang' di KTT NATO
Kamis / 09-07-2026, 07:43 WIB
Youn Yuh-jung Raih Nominasi Aktris Pendukung Terbaik di Emmy 2026
Kamis / 09-07-2026, 07:43 WIB
Leapmotor Resmi Masuk Meksiko, Belum ke AS karena Tarif dan Regulasi
Kamis / 09-07-2026, 07:42 WIB
Gedung Putih Promosikan Jaringan Bahan Bakar Misterius dengan Harga Murah
Kamis / 09-07-2026, 07:42 WIB
Apa Itu B50, BBM Baru yang Akan Diluncurkan Prabowo Hari Ini?
Kamis / 09-07-2026, 07:42 WIB
Viral Tren 'Slow Jogging', Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?
Kamis / 09-07-2026, 07:42 WIB
11 Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Kamis / 09-07-2026, 07:42 WIB







