Gedung Putih tengah mempromosikan jaringan bahan bakar misterius bernama Freedom Fuel Network. Sebuah stasiun pengisian bahan bakar baru saja dibuka di Philadelphia dengan harga bensin yang mencurigakan murah.

Bensin dijual seharga $3,47 per galon, atau 41 sen lebih rendah dari rata-rata harga di negara bagian Pennsylvania.

>>> 11.000 Pengemudi California Harus Ujian Ulang dalam 30 Hari

Langkah ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang kembali memanas antara Amerika Serikat dan Iran.

Militer AS baru saja menyerang lebih dari 80 target sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal dagang di Selat Hormuz.

Presiden Trump menyatakan gencatan senjata telah berakhir.

Akibatnya, harga minyak melonjak dan Dow Jones Industrial Average turun hampir 600 poin. Rata-rata harga bensin nasional juga naik menjadi $3,78 per galon.

Misteri di Balik Freedom Fuel Network

Freedom Fuel Network mengklaim memiliki 25 stasiun di Pantai Timur AS, sebagian besar di Pennsylvania dan lima di New Jersey.

>>> Audi A8 Bertahan hingga 2027, Model Lain Dapat Pembaruan Kecil

Namun, tidak ada informasi jelas mengenai siapa pemilik jaringan ini.

Video promosi dari Gedung Putih tampak seperti propaganda negara, dengan pujian untuk Presiden Trump dan seruan terhadap 'berita palsu'.

Seorang juru bicara Gedung Putih menyatakan bahwa perusahaan tersebut adalah entitas swasta dan pemerintah tidak terlibat.

Mereka juga membantah memberikan subsidi untuk harga bensin murah itu. Menurut klaim, harga rendah bisa dicapai dengan mengurangi margin keuntungan.

>>> 35% Corvette 2027 yang Diproduksi Sejauh Ini Adalah Grand Sport yang Lebih Mahal

Meski demikian, banyak pertanyaan masih belum terjawab. Harga murah itu kemungkinan tidak akan bertahan lama mengingat konflik dengan Iran kembali memanas.