Gedung Putih dilaporkan menghubungi FIFA untuk meminta peninjauan kartu merah yang diterima striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, saat melawan Bosnia dan Herzegovina.

Informasi tersebut diungkap jurnalis Ben Jacobs dari talkSPORT.

>>> Cristiano Ronaldo Umumkan Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Terakhirnya

Meski sempat diusir keluar lapangan, Balogun akhirnya terbebas dari skorsing. Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan hukuman, sehingga ia tetap bisa tampil melawan Belgia.

Secara regulasi, kartu merah langsung seharusnya berujung larangan bermain satu pertandingan. Namun, FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin yang memungkinkan penundaan atau pembatalan penerapan sanksi.

Sumber internal FIFA menyebut keputusan tersebut tidak dipengaruhi intervensi politik. Panel disiplin disebut tetap independen.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform Truth Social menulis, "Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membalikkan ketidakadilan besar."

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 6 – 12 Juli 2026 ada Jeet dan Players

Dalam pernyataan resmi, FIFA tetap menjatuhkan sanksi larangan satu pertandingan kepada Balogun. Namun, pelaksanaannya ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun.

FIFA menegaskan, jika Balogun kembali melakukan pelanggaran serupa, hukuman akan langsung diberlakukan. Pemain juga berpotensi menerima sanksi tambahan.

Dengan keputusan ini, timnas Amerika Serikat dapat tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Belgia di Lumen Field, Seattle.

Kehadiran Balogun menjadi faktor penting bagi lini serang AS sepanjang turnamen.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 7 – 12 Juli 2026

Hasil pertandingan ini akan menentukan langkah mereka menuju babak perempat final Piala Dunia 2026.