Zuckerberg Akui Perkembangan AI Tidak Seperti yang Dibayangkan
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak berjalan sesuai harapannya. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah town hall pekan lalu, seperti dilaporkan Reuters.
Menurut rekaman yang diperoleh Reuters, Zuckerberg mengatakan bahwa "trajektori pengembangan agen setidaknya dalam empat bulan terakhir tidak benar-benar berakselerasi seperti yang kami harapkan."
>>> Muzani Klarifikasi Soal Diutus Presiden Hadiri Pemakaman Khamenei
Pengakuan ini muncul di tengah berbagai masalah internal Meta.
Moral tim AI disebut berada di titik terendah, dan perusahaan sangat bergantung pada model AI pesaing untuk membangun alat in-house.
Zuckerberg juga mengakui bahwa waktu pelaksanaan reorganisasi salah perhitungan dan PHK tidak berjalan "bersih". Rencana tersebut, menurutnya, belum "terealisasi".
Meta telah mengeluarkan dana fantastis sebesar $145 miliar untuk infrastruktur AI tahun ini saja. Namun, hasilnya belum terlihat signifikan.
Situasi ini mencerminkan tren di mana perusahaan teknologi menyadari bahwa mengganti pekerja manusia dengan AI jauh lebih sulit dari perkiraan.
>>> 7 Tanda Seseorang Terlalu Bergantung pada Pasangan, Waspadai
Beberapa perusahaan bahkan mempekerjakan kembali karyawan yang di-PHK.
Selain masalah AI, town hall juga membahas program pelacakan karyawan yang kontroversial. Meta terpaksa menghentikan program tersebut setelah informasi sensitif pegawai bocor secara internal.
CTO Meta Andrew Bosworth berjanji program itu akan bersifat "opt-in" jika diaktifkan kembali. "Bagi yang nyaman, bagus, mereka bisa berkontribusi pada survei manusia yang hebat ini," katanya.
"Bagi yang tidak, itu bukan masalah."
>>> Felix Wong, Bintang Legendaris The Legend of the Condor Heroes, Pensiun dari Akting
Meskipun banyak tanda peringatan, Zuckerberg tetap optimistis. Ia memperkirakan Meta bisa mendapatkan manfaat besar dari investasi AI dalam tiga hingga enam bulan ke depan.
Update Terbaru
Dwayne Johnson Terima Koleksi Memorabilia Gulat Vintage dari Penggemar di London
Selasa / 07-07-2026, 21:28 WIB
Tim Hukum Jokowi Respons Praperadilan Roy Suryo: Jangan Senang Dulu
Selasa / 07-07-2026, 21:28 WIB
5 Makanan yang Bikin Mulut Segar, Bebas Bau Bikin Percaya Diri
Selasa / 07-07-2026, 21:28 WIB
Nigel Farage Mundur sebagai Anggota Parlemen, Picu Pemilu Sela di Clacton
Selasa / 07-07-2026, 21:22 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun dari NBA, Teken Kontrak Satu Hari dengan Raptors
Selasa / 07-07-2026, 21:22 WIB
Trump Tiba di Turki untuk KTT NATO yang Krusial
Selasa / 07-07-2026, 21:21 WIB
Pemimpin Iran Tegaskan Tidak Berdamai dengan AS dan Tak Akui Israel
Selasa / 07-07-2026, 21:21 WIB
Djarum dan PIX Creative Hadirkan Interactive Games di Jakarta Fair 2026
Selasa / 07-07-2026, 21:21 WIB
Daftar 13 Pemain Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
Selasa / 07-07-2026, 21:21 WIB
Aiptu N Terduga Penyiksa Istri Siri Pernah Disanksi Disiplin dan Etik
Selasa / 07-07-2026, 21:21 WIB
New York Mets dan Atlanta Braves Berbagi Kemenangan di Seri Empat Pertandingan
Selasa / 07-07-2026, 21:18 WIB
Vietnam Bongkar Dua Sindikat Judi Piala Dunia Senilai Rp2,3 T
Selasa / 07-07-2026, 21:18 WIB
Satgas PRR Pastikan Rekonstruksi Bener Meriah Prioritaskan Keselamatan
Selasa / 07-07-2026, 21:18 WIB
Rahm Emanuel Dorong Kesepakatan Bersejarah dalam Pertemuan dengan Presiden Israel
Selasa / 07-07-2026, 21:15 WIB







