Robot Bangun Pembangkit Surya Raksasa dalam Waktu Singkat
Meta mengumumkan proyek pusat data terbesarnya, Hyperion, pada Desember 2024. Proyek ini membutuhkan pasokan listrik raksasa untuk mendukung pelatihan model AI generasi berikutnya.
Pembangkit listrik tenaga surya menjadi bagian dari strategi energi Meta. Namun, pembangunannya menghadapi tantangan medan yang sulit dan kekurangan tenaga kerja.
>>> Minuman Terbaik bagi Penderita Kolesterol Tinggi Usai Makan Malam
Untuk mengatasi hal ini, Meta menggandeng Built Robotics yang menggunakan alat berat otonom. Robot-robot ini mampu memasang tiang pancang baja seberat 200 pon dengan kecepatan tinggi.
Setiap hari, mesin otonom tersebut dapat memasang hampir 1.000 tiang.
Menurut CEO Built Robotics, Noah Ready-Campbell, jumlah itu setara dengan tiga hingga empat kali lipat produktivitas pekerja konvensional.
Medan di lokasi proyek sebagian besar rendah, basah, dan berlumpur. Robot justru diarahkan ke bagian tersulit karena tidak terpengaruh kondisi tersebut.
Meski begitu, robot tetap diawasi oleh supervisor manusia yang mengatur logistik dan memastikan pasokan bahan bakar.
>>> Ramalan Horoskop 8 Juli 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Diselimuti Keberuntungan
Sistem juga dirancang untuk berhenti otomatis jika ada orang masuk ke zona kerja.
Kekurangan tenaga kerja konstruksi mendorong adopsi teknologi ini. Asosiasi Kontraktor dan Pembangun AS memperkirakan industri membutuhkan 349.000 pekerja baru pada 2026.
Built Robotics baru saja menandatangani kontrak senilai $75 juta dengan Blattner Energy. Perjanjian ini memperluas operasi otonom ke berbagai lokasi di seluruh AS.
Ready-Campbell menegaskan bahwa tujuan teknologi ini bukan menggantikan pekerja, melainkan mengalihkan mereka dari tugas berbahaya dan berulang.
Dengan demikian, kontraktor dapat mengerjakan proyek lebih besar meskipun tenaga kerja terbatas.
>>> Beda Cushion Emina Hijau dan Ungu: Kandungan, Manfaat, dan Harga
Proyek Hyperion menjadi bukti awal bahwa otomatisasi dapat menjembatani kesenjangan antara permintaan infrastruktur AI yang meningkat dan ketersediaan tenaga kerja.
Update Terbaru
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia dan Eurasia
Selasa / 07-07-2026, 21:01 WIB
QCY Luncurkan MeloBuds N65 dengan ANC 60dB, Audio Spasial, dan Baterai 50 Jam
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Rekomendasi Beauty Studio Jakarta Selatan untuk Lash, Brow, dan Nail Care
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Adu Gaya WAGs Spanyol: Pacar Yamal dan Llorente Kompak Pakai Jersey Crop Top
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Operator Masuk Tahap Pilih Blok Frekuensi, 5G Selangkah Lagi
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Campur Pertalite dan Pertamax Turbo Lebih Murah? Ini Risikonya
Selasa / 07-07-2026, 21:00 WIB
Inflasi Pabrik China Tertinggi dalam 4 Tahun Akibat Perang Iran dan AI Boom
Selasa / 07-07-2026, 20:57 WIB
Revolusi AI di F1: Manusia Tetap Pengendali Utama
Selasa / 07-07-2026, 20:57 WIB
Solos Rilis Privacy Kit untuk Smartglasses, Solusi Unik Atasi Masalah Privasi
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Tak Akan Rilis Film Pernikahan
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Para Bintang 'Odyssey' Rayakan Malam Premiere di London
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Mobil Tabrak Planet Fitness di California, Sopir Alami Darurat Medis
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Prince Harry Kalah Gugatan Privasi Melawan Penerbit Daily Mail
Selasa / 07-07-2026, 20:56 WIB
Rekaman CCTV Tunjukkan Detik-Detik Penembakan Dreamdoll Brii
Selasa / 07-07-2026, 20:55 WIB







