Beberapa penelitian menunjukkan senyawa ini dapat meningkatkan aliran darah menuju otak sehingga membantu memperbaiki daya ingat, fokus, serta kemampuan berpikir.

Dalam sebuah studi, konsumsi sekitar 30 gram dark chocolate berkadar kakao 85 persen setiap hari selama tiga minggu juga dikaitkan dengan penurunan suasana hati negatif dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi cokelat.

Dark chocolate dan milk chocolate mengandung sedikit kafein yang dapat membantu meningkatkan energi dan membuat tubuh lebih bersemangat.

Selain itu, cokelat juga mengandung karbohidrat yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh.

Namun, bagi orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi cokelat berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar, gelisah, atau sulit tidur.

Semakin tinggi kandungan kakao, biasanya semakin tinggi pula kandungan kafeinnya.

>>> Partai Demokrat Tarik Dukungan untuk Calon Senat Maine Graham Platner

Banyak orang memilih makan cokelat saat sedang stres atau sedih. Ternyata, kebiasaan ini memang memiliki dasar ilmiah.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi dark chocolate dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres.

Diduga, manfaat tersebut berasal dari kombinasi kandungan flavonoid, efek prebiotik yang mendukung kesehatan usus, serta sensasi menyenangkan saat menyantap cokelat.

Meski begitu, para peneliti menilai masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan mekanisme pastinya.

Dampak Buruk Makan Cokelat Setiap Hari

Meski memiliki sejumlah manfaat, makan cokelat setiap hari juga memiliki risiko jika porsinya berlebihan atau jenis yang dipilih kurang tepat.

Milk chocolate dan white chocolate umumnya mengandung lebih banyak gula serta lemak jenuh dibandingkan dark chocolate.

Jika dikonsumsi berlebihan, kandungan tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menaikkan risiko penyakit jantung.