Indeks Kospi Korea Selatan mengalami penurunan tajam pada Selasa, 7 Juli 2026, memimpin pelemahan di sejumlah pasar Asia.

Teknologi raksasa seperti Samsung Electronics dan SK Hynix menjadi pemicu utama setelah saham keduanya anjlok meski melaporkan laba kuartalan yang kuat.

>>> Pemerintah India Perintahkan Platform Streaming Hapus Film Satluj

Berdasarkan laporan pasar dari finance. yahoo.

com dan Associated Press, Kospi jatuh antara 5% hingga 7,6% ke level 7.444,13. Angka ini mengikis sebagian besar keuntungan yang telah diraih sejak awal tahun.

Saham Samsung Electronics dan SK Hynix sama-sama merosot 8,7% dalam sesi perdagangan.

Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan dan profitabilitas jangka panjang dari ledakan kecerdasan buatan (AI) global.

Aksi jual besar-besaran di Seoul terjadi segera setelah Samsung merilis proyeksi keuangan awal.

Perusahaan memperkirakan laba operasional kuartal kedua melonjak lebih dari 1.800% menjadi 89,4 triliun won, setara dengan $58,7 miliar, didorong oleh permintaan chip memori yang kuat.

Meskipun pendapatan lebih dari dua kali lipat, investor tetap melepas saham teknologi. Hal ini menandakan kekhawatiran bahwa valuasi saat ini sudah memperhitungkan hasil yang luar biasa tersebut.

Analis pasar mencatat bahwa kinerja campuran di Asia bertolak belakang dengan Wall Street. Di sana, saham teknologi justru mendorong indeks utama naik setelah akhir pekan libur panjang.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,8% ke 68.493,52, terbebani oleh kerugian di sektor chip.

>>> Dalton Rushing Pukul Walk-Off Single, Dodgers Kalahkan Rockies 8-7

Tokyo Electron turun 3,4% dan Kioxia Holdings anjlok 10,7%.

"Angka awal kuartal kedua Samsung, secara permukaan, spektakuler," kata Stephen Innes, analis di SPI Asset Management.