Pelatih tim nasional Norwegia, Stale Solbakken, mengecam keras keputusan FIFA yang menganulir kartu merah yang diterima striker Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Menurut Solbakken, FIFA telah membuat kesalahan besar dengan tidak memberlakukan sanksi kepada Balogun.

>>> Gus Ipul Bekali Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Empati dan Integritas

"Itu adalah kesalahan besar yang dilakukan FIFA.

Bukan keputusan yang tepat," ujar Solbakken dalam konferensi pers usai Norwegia mengalahkan Brasil, Senin (6/7) dini hari WIB.

Ia menegaskan bahwa Balogun mendapat kartu merah dan VAR telah mengonfirmasi keputusan tersebut. Oleh karena itu, ia seharusnya menjalani skorsing satu pertandingan.

Kekhawatiran akan Dampak Keputusan

Solbakken juga menyoroti kebingungan yang akan timbul akibat keputusan FIFA ini, terutama terkait kartu merah yang mungkin diterima tim lain di Piala Dunia 2026.

"Belgia akan sangat marah. Bagaimana dengan kartu merah berikutnya?

>>> PKB Gelar Puncak Harlah ke-28 di Jakarta, Prabowo Dijadwalkan Hadir

Apakah akan ada komite yang mencabut kartu itu?" ucapnya.

Ia menyebut keputusan ini sangat buruk dan akan merugikan Piala Dunia. Solbakken juga merasa kasihan pada Amerika Serikat karena kemenangan mereka akan selalu dipertanyakan.

Pada Minggu (5/7), FIFA menganulir hukuman kartu merah Balogun yang didapat saat melawan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar.

Kartu merah itu diberikan karena Balogun terlibat keributan dengan bek Bosnia, Tarek Muharemovic, pada menit ke-64.

Keputusan ini awalnya menguntungkan Belgia yang akan menjadi lawan AS di babak 16 besar.

>>> Studi: Gusi Berdarah Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Ginjal

Namun, dua hari sebelum pertandingan, FIFA mencabut sanksi tersebut dengan masa percobaan satu tahun, sehingga Balogun bisa bermain melawan Belgia.