"Beberapa platform sudah mulai melakukan pembatasan.

Ada anak yang sebelumnya memiliki akun, tetapi kemudian tidak dapat lagi mengakses akunnya karena teridentifikasi sebagai pengguna di bawah umur," tegas Nezar.

Selain mengandalkan teknologi platform, Nezar menilai keterlibatan orang tua tetap menjadi faktor utama.

Pemerintah mendorong penggunaan mekanisme parental guidance atau akun pendamping agar aktivitas digital anak bisa diawasi lebih efektif.

"Sebagai orang tua kita memang harus lebih intens mendampingi anak. Pendekatan keluarga tetap menjadi bagian penting dalam perlindungan anak di ruang digital," ujarnya.

>>> Zelenskyy Desak NATO Ambil Keputusan Tegas Usai Serangan Mematikan di Kyiv

Meski implementasi masih menghadapi tantangan teknis dan penyesuaian dari platform digital, pemerintah menegaskan komitmennya menjalankan PP TUNAS demi menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak.