Banyak orang tua merasa bingung ketika anak mulai menyembunyikan sesuatu atau memberikan alasan yang tidak sesuai kenyataan.

Padahal, sebelumnya mereka dikenal sebagai anak yang terbuka dan jujur. Lantas, kenapa anak mulai berbohong?

>>> Mendagri Dukung Perluasan Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah

Situasi ini sering kali memunculkan kekhawatiran bahwa anak sedang membentuk kebiasaan buruk yang akan terbawa hingga dewasa.

Namun, tidak semua kebohongan dilakukan karena niat untuk menipu atau berbuat salah. Dalam banyak kasus, perilaku ini justru merupakan bagian dari proses perkembangan anak.

Oleh karena itu, orang tua perlu memahami kenapa anak mulai berbohong agar tidak terburu-buru memberikan label negatif kepada anak.

Penyebab anak mulai berbohong

Dikutip dari Child Mind Institute, berikut penyebab paling umum anak mulai berbohong yang perlu diketahui orang tua.

1. Ingin mencoba perilaku baru.

Anak sering kali mencoba berbagai perilaku baru sebagai bagian dari proses belajar, termasuk berbohong.

Mereka penasaran dengan apa yang akan terjadi jika mengatakan sesuatu yang tidak benar. Misalnya, apakah mereka bisa terhindar dari hukuman atau mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Pada tahap ini, anak sedang menguji batasan dan memahami konsekuensi dari tindakannya.

2. Ingin meningkatkan rasa percaya diri.

Sebagian anak melebih-lebihkan cerita agar terlihat lebih pintar, lebih berbakat, atau lebih populer.

Hal ini biasanya terjadi pada anak yang kurang percaya diri dan ingin mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitarnya.

Cerita yang dibuat sering kali terdengar berlebihan dan tidak masuk akal, tetapi sebenarnya menjadi cara anak meningkatkan rasa percaya dirinya.

3. Menghindari perhatian terhadap masalah yang dialami.

Anak yang sedang mengalami kecemasan, kesedihan, atau tekanan emosional terkadang memilih menyembunyikan kondisi mereka.