Di era digital yang serba cepat, tantangan menjadi orang tua semakin kompleks. Anak-anak tumbuh di lingkungan yang kaya informasi dan akses luas terhadap berbagai hal baru.

Kondisi ini membuka peluang belajar, namun juga menuntut orang tua untuk aktif membangun kedekatan emosional dan memberikan pendampingan tepat.

>>> Remaja Putri di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp5 Juta

Pengasuhan kini tidak hanya soal memenuhi kebutuhan fisik.

Orang tua perlu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh dukungan agar anak tumbuh percaya diri serta memiliki karakter kuat sejak usia dini.

Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian

Perhatian terhadap kesehatan emosional anak semakin penting.

Berdasarkan data Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan, sekitar 10 persen atau 700 ribu dari 7 juta anak yang diperiksa mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Temuan ini mengingatkan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya diukur dari fisik, tetapi juga kondisi mental yang dipengaruhi lingkungan keluarga.

Dokter Spesialis Anak Tumpal Andreas mengatakan perkembangan optimal membutuhkan stimulasi sesuai tahap pertumbuhan. "Anak perlu kesempatan bermain, bergerak, mencoba, dan belajar dari lingkungan.

Dengan pendampingan tepat, anak bisa berkembang percaya diri dan menemukan potensinya sejak dini," ujarnya dalam acara Konicare Happy Kids Academy 2026 di Jakarta.

Stimulasi sesuai usia membantu kemampuan berpikir, motorik, dan sosial. Eksplorasi lingkungan menjadi bekal penting untuk membangun karakter mandiri dan berani menghadapi tantangan.

Bonding dan Dukungan Emosional

Hubungan emosional yang hangat antara orang tua dan anak menjadi fondasi pembentukan karakter. Psikolog Ajeng Raviando menilai anak butuh lingkungan yang membuat mereka merasa diterima dan dihargai.

>>> Rupiah Ditutup Jeblok ke Rp17.907 per Dolar AS