Industri manufaktur Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global dan domestik. Aktivitas sektor ini tetap berada di zona ekspansi sepanjang Juni 2026.

Hal itu tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang mencapai level 52,90 pada Juni 2026. Angka tersebut turun 0,66 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

>>> Beralih ke Google Wallet untuk Tiket Transportasi: Hal yang Perlu Diketahui

Meski mengalami penurunan, capaian tersebut masih berada di atas level 50 yang menandakan ekspansi. Pelaku industri menghadapi tantangan dari sisi biaya produksi dan permintaan.

Kenaikan biaya produksi menjadi salah satu tekanan utama. Pelemahan nilai tukar rupiah juga turut memberatkan kinerja industri manufaktur nasional.

>>> Jalan Prancis ke Final Piala Dunia 2026: Lawan Potensial dari 16 Besar

Di sisi lain, permintaan mulai melambat seiring ketidakpastian ekonomi global. Namun, industri manufaktur Indonesia masih mampu bertahan di zona ekspansi.

>>> Indonesia dan Malaysia Sepakati Poin Kunci Perjanjian Pemindahan Narapidana

Data IKI menunjukkan bahwa sektor manufaktur tetap menjadi penopang utama perekonomian nasional. Pemerintah diharapkan terus mendukung iklim usaha agar ekspansi berkelanjutan.