Sebuah buku seni baru mengungkap bahwa versi awal serial Star Wars Andor sangat berbeda dari yang akhirnya ditayangkan.

Pitch orisinal tersebut dibuat oleh Jared Bush, sutradara Zootopia yang saat itu menjabat sebagai kepala animasi Disney, sebelum Tony Gilroy mengambil alih dan mengubah arah cerita.

>>> Nuanu Luncurkan Luna Residences, Proyek Hunian Mewah di Bali

Dikutip dari The Art of Star Wars: Andor, Bush menuliskan konsepnya pada 2018: "Pemberontakan yang baru lahir mengalami kemunduran besar ketika mata-mata Imperial menyusup dan menghancurkan serangkaian pangkalan.

Cassian Andor, agen intelijen muda, selamat namun dituduh sebagai mata-mata itu sendiri. Untuk membersihkan namanya, ia harus menyusup ke planet Imperial yang menyimpan kunci identitas mata-mata."

Konsep ini tetap mempertahankan elemen spionase, namun fokus pada perburuan mata-mata tunggal. Gilroy kemudian mengubahnya menjadi kisah tentang penindasan politik dan perlawanan yang mencerminkan peristiwa dunia nyata.

Andor pertama kali diumumkan pada November 2018. Setelah Bush menulis naskah pilot dan seri bible, Stephen Schiff dari The Americans ditunjuk sebagai showrunner.

>>> Industri Manufaktur RI Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Biaya dan Permintaan

Gilroy, yang sebelumnya mengawasi syuting ulang Rogue One, kemudian mengirimkan surat visinya kepada Kathleen Kennedy dan resmi bergabung pada 2019.

Serial dua musim ini tayang dari 2022 hingga 2025 dan dianggap sebagai salah satu puncak era Disney Star Wars.

Musim keduanya bahkan dinobatkan sebagai acara terbaik 2025 oleh kami.

Sementara itu, Bush tetap sukses dengan Zootopia 2 yang menjadi film Hollywood terlaris tahun 2025, setelah ia diangkat sebagai kepala kreatif Disney Animation pada akhir 2024.

>>> Beralih ke Google Wallet untuk Tiket Transportasi: Hal yang Perlu Diketahui

Andor kini tersedia penuh di Disney Plus.