Seorang remaja perempuan berinisial LR (16) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, merekayasa penculikan terhadap dirinya sendiri dan meminta uang tebusan sebesar Rp5 juta.

Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kasus ini kini ditangani oleh Direktorat PPA/PPO Polda Sulsel.

>>> Rupiah Ditutup Jeblok ke Rp17.907 per Dolar AS

Peristiwa bermula saat LR meninggalkan rumah dan menitipkan kunci kepada tantenya dengan alasan hendak keluar. Namun hingga berjam-jam kemudian, ia tak kunjung pulang sehingga keluarga panik.

Di saat bersamaan, keluarga menerima pesan singkat yang menyebut LR telah diculik.

Tak lama kemudian, mereka juga menerima voice note berisi tangisan LR yang mengaku para penculik meminta tebusan Rp5 juta.

Karena khawatir, tante korban melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110 Polri. Personel Polsek Manggala langsung melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan LR.

>>> Label Bad Bunny Beri Tiket Konser Rp65 Juta ke Hakim Agung Sonia Sotomayor

Polisi akhirnya menemukan LR di Hotel Topaz.

Setelah diinterogasi, remaja tersebut mengaku bahwa ia tidak pernah diculik dan seluruh cerita yang disampaikan kepada keluarga hanyalah rekayasa.

Menurut Samuel, motif rekayasa ini didasari persoalan keluarga.

LR mengaku sering dimarahi di rumah dan ingin tinggal bersama saudara kandungnya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

>>> Pernah Dijajah 2 Negara Eropa, Maroko Kini Usir Belanda di Piala Dunia

Setelah ditemukan dalam kondisi selamat, penanganan kasus diserahkan kepada Direktorat PPA/PPO Polda Sulsel untuk pendalaman lebih lanjut.