Sekelompok remaja di Santa Monica, California, tertangkap basah melakukan aksi berbahaya di dalam mobil otonom Waymo. Mereka terlihat menjulurkan sebagian besar tubuh dari jendela kendaraan yang sedang melaju.

Foto-foto yang beredar menunjukkan setidaknya dua anak laki-laki dengan tubuh di luar jendela, tampak berswafoto. Salah satu dari mereka diperkirakan berusia 8-9 tahun.

>>> RUPST BEI Setujui Seluruh Agenda, Jeffrey Hendrik Pimpin Bursa hingga 2030

Seorang saksi mata, Rojia Shahsavani, mengatakan ia melihat aksi tersebut dan merasa terkejut. Ia pun mengikuti robotaxi itu sambil menghubungi layanan pelanggan Waymo untuk melaporkan kejadian tersebut.

Petugas Waymo berjanji akan menepikan kendaraan di tempat yang aman. Namun, Waymo terus melaju dan para remaja tetap melanjutkan aksi mereka hingga akhirnya hilang dari pandangan Shahsavani.

Shahsavani khawatir bukan hanya terhadap keselamatan remaja tersebut, tetapi juga pengguna jalan lain. "Teknologi semakin umum, tetapi keselamatan publik harus berkembang bersamanya," ujarnya.

Kebijakan Waymo di California mewajibkan anak di bawah 18 tahun didampingi orang dewasa. Namun, penegakan aturan ini menjadi tantangan, termasuk mencegah aktivitas lain di dalam kabin.

>>> Toyota Hilux EV Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp1 Miliar

Juru bicara Consumer Watchdog menyoroti dua masalah utama: verifikasi usia pengendara dan pengawasan yang cukup untuk mendeteksi aktivitas berbahaya.

Waymo bisa dikenai denda jika melanggar.

Menanggapi insiden, Waymo menegaskan keselamatan adalah prioritas tertinggi.

>>> 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang

"Perilaku ini melanggar perjanjian pengguna, dan meskipun jarang terjadi, kami menanggapinya dengan serius," kata juru bicara Waymo kepada Los Angeles Times.