Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memperkenalkan Hilux D-Cab Battery EV untuk pasar otomotif Indonesia. Peluncuran ini bersamaan dengan pengumuman harga new Hilux bermesin diesel.

Pikap listrik ini menjadi upaya terbaru Toyota memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

>>> 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang

Hilux EV dipasarkan dengan harga Rp1,019 miliar, jauh lebih mahal dibanding varian diesel yang dibanderol Rp416,8 juta hingga Rp574,2 juta.

Spesifikasi dan Fitur Hilux EV

Secara teknis, Hilux Battery EV mengusung dua motor listrik dengan sistem all-wheel drive (AWD) yang menghasilkan output maksimum 144 kW atau sekitar 193 hp.

Pikap EV ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh.

Toyota mengklaim konfigurasi tersebut membuat Hilux listrik tetap memiliki karakter sebagai kendaraan pekerja dengan traksi yang mumpuni saat melintasi jalan licin, berlumpur, maupun medan nonaspal.

Untuk menunjang kemampuan tersebut, mobil ini juga dibekali suspensi belakang De-Dion.

"Kehadiran New Hilux Battery EV juga memperluas pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan solusi mobilitas lebih ramah lingkungan, tanpa meninggalkan karakter QDR khas Hilux," kata Jap Ernando Demily, Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM) dalam keterangan tertulis, Senin (29/6).

Penyegaran Hilux Diesel

Di saat yang sama, Toyota juga melakukan penyegaran pada Hilux bermesin diesel.

Perubahan paling besar ada pada sektor dapur pacu dengan penggunaan mesin 2.8 liter 1GD-FTV yang kini menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 500 Nm.

Peningkatan itu membuat performanya lebih besar dibanding model sebelumnya, sekaligus mempertahankan sistem penggerak 4WD dengan Rear Differential Lock untuk menunjang kemampuan off-road.

Dari sisi desain, Toyota memberikan ubahan pada tampilan depan melalui konsep yang disebut "Cyber SUMO".