Mobil baru terus bertambah panjang, lebar, tinggi, dan jarak dari tanah. Para peneliti memperingatkan bahwa kendaraan yang lebih besar dapat memperburuk keselamatan dan kekurangan tempat parkir.

Sebuah laporan baru dari Transport & Environment (T&E) dan Clean Cities mengkaji fenomena yang disebut "carspreading," yaitu perluasan dimensi kendaraan secara bertahap di Eropa.

>>> Lada 2105 VFTS Rally Langka Dijual Rp1,1 Miliar, Pernah Berlaga di Kejuaraan Austria

Studi ini menemukan bahwa mobil baru rata-rata bertambah panjang 1,2 cm dan tinggi 0,5 cm setiap tahun.

Pola pertumbuhan ini telah berlangsung sejak tahun 2000, selama seperempat abad, bahkan ketika ukuran keluarga yang membeli mobil justru mengecil.

Laporan tersebut membandingkan dua skenario masa depan: satu di mana tren saat ini berlanjut, dan satu lagi di mana pembuat kebijakan mendorong "right-sizing" atau ukuran yang proporsional.

Dampak Multidimensi

Para peneliti memperkirakan bahwa jika kendaraan terus membesar, kota-kota bisa kehilangan 8,5 hingga 14 persen kapasitas parkir di jalan pada tahun 2040.

London dan Berlin masing-masing diproyeksikan kehilangan sekitar 100.000 tempat parkir.

Keselamatan juga menjadi perhatian utama.

Studi sebelumnya menghubungkan kap mesin yang lebih tinggi dengan dampak yang lebih parah bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda.

>>> Land Rover Recall 250.857 Unit Defender, Discovery, dan Range Rover karena Masalah Airbag

Peneliti memperkirakan bahwa tren saat ini dapat menyebabkan sekitar 2.570 kematian tambahan pada pengguna jalan rentan antara sekarang dan 2040.

Konsumsi energi juga meningkat. Kendaraan yang lebih besar umumnya lebih berat dan membutuhkan lebih banyak energi.

T&E memperkirakan bahwa armada EV Eropa akan membutuhkan tambahan 22,5 terawatt-jam listrik per tahun pada 2040 jika tren saat ini berlanjut, setara dengan output sekitar 1.500 turbin angin darat.