Seorang nakhoda kapal berusia 23 tahun, Cameron Conley, telah ditangkap dan didakwa dengan Boating Under the Influence (BUI) setelah seorang remaja perempuan, Marly Kinney (19), dilaporkan hilang saat berperahu di sebuah danau di Kentucky.

Otoritas dari Kentucky Department of Fish and Wildlife menyatakan Marly terakhir terlihat pada 24 Juni di Grayson Lake.

>>> Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur

Conley dilaporkan memberi tahu staf marina bahwa ia tidak dapat menemukan wanita yang berada di kapalnya.

Polisi negara bagian yang merespons mengatakan Conley menunjukkan tanda-tanda gangguan, termasuk bau alkohol dan mata merah. Ia kemudian mengaku telah mengonsumsi alkohol dan setuju menjalani tes napas.

Hasil tes menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya sebesar 0,137%, jauh di atas batas legal Kentucky untuk berperahu yaitu 0,08%.

Conley kemudian ditahan dan didakwa dengan BUI sebelum akhirnya dibebaskan.

>>> Portugal Gagal Menang, Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata

Meskipun Conley telah didakwa, Kinney belum ditemukan.

Tim pencari dan penyelamat terus memfokuskan upaya di air dengan bantuan unit penerbangan polisi negara bagian, drone, perahu, tim K-9, dan beberapa lembaga lokal.

Keluarga Kinney mengucapkan terima kasih atas respons luas dari penegak hukum, petugas pertama, dan relawan yang membantu pencarian.

Mereka mengatakan tetap berharap Marly dapat kembali ke rumah.

>>> Said Iqbal: Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang Batal Pindah ke Vietnam

Otoritas terus meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk menghubungi 911 karena penyelidikan masih aktif.