Bank Indonesia (BI) mempercepat penguatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan meluncurkan 45 koleksi fashion baru karya pelaku UMKM Jawa Barat.

Peluncuran tersebut digelar dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat 2026 di Trans Convention Centre, Bandung, pada 26–28 Juni 2026.

>>> PDIP: PSI dan Jokowi Terjebak Budaya Raja-rajaan Lewat Injak Kepala Kerbau

Sebanyak 14 UMKM fashion Jawa Barat memperkenalkan masing-masing tiga koleksi terbaru yang memadukan wastra Nusantara, kekayaan budaya lokal, serta desain kontemporer.

Komitmen BI Perkuat Ekosistem UMKM

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menegaskan pihaknya terus memperkuat ekosistem UMKM melalui pendekatan terintegrasi.

Pendekatan itu mencakup peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, hingga pembukaan akses pasar.

"Kami berharap UMKM Jawa Barat mampu menghadirkan produk yang inovatif, berkualitas, dan memiliki identitas budaya yang kuat sehingga dapat bersaing di pasar nasional maupun global," ujar Junanto, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, peluncuran koleksi baru ini mendorong pelaku UMKM membangun identitas merek, meningkatkan kualitas produk, serta menciptakan diferensiasi sebagai keunggulan kompetitif.

Adapun 14 UMKM yang berpartisipasi antara lain Batik Kakak, Batik Miranti Majalengka, Bina Bordir, Boemi Tirta, Boolao, Edith House, GITARATNA, JOFANDESIGN, Olla On Ethnic by Achi, NEU MEN, Papelaria, Renata Label, Viera Sutra Alam, dan Rumah Batik Komar.

>>> Cara Download Free Fire Advance Server Beta: Fitur Baru OB54

Seluruh koleksi mengangkat kekayaan budaya Jawa Barat melalui perpaduan motif tradisional dengan sentuhan desain modern.

BI menilai penguatan kualitas produk dan inovasi menjadi faktor penting agar UMKM tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga mampu meningkatkan ekspor.