Mekanisme Pergerakan Rupiah: Permintaan dan Penawaran Jadi Kunci
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak bergerak secara acak. Bank Indonesia (BI) menjelaskan pergerakan rupiah ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran valuta asing di pasar.
Berbagai aktivitas ekonomi memengaruhi mekanisme tersebut, mulai dari perdagangan internasional, pembayaran utang luar negeri, arus investasi asing, hingga sentimen pelaku pasar global.
>>> Kemenhan Ungkap Kronologi dan Penyebab Wafatnya 5 Peserta Latsarmil Calon Manajer Kopdes
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan nilai tukar pada dasarnya merupakan harga suatu mata uang terhadap mata uang negara lain.
Karena mengikuti mekanisme pasar, nilainya dapat berubah setiap saat sesuai kebutuhan dan ketersediaan.
“Nilai tukar itu sederhananya adalah harga dari sebuah mata uang dibandingkan mata uang negara lain. Misalnya, rupiah dibandingkan dengan dolar Amerika.
Nah, nilai tukar ditentukan oleh kebutuhan dan ketersediaan antara dua mata uang,” ujar Junanto dalam video edukasi di kanal YouTube resmi BI, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, ketika permintaan dolar meningkat sementara pasokannya terbatas, nilai dolar akan menguat sehingga rupiah melemah.
Sebaliknya, apabila pasokan dolar bertambah di dalam negeri, rupiah memiliki ruang untuk menguat atau setidaknya tetap stabil.
Empat Faktor Penggerak Nilai Tukar
Menurut BI, terdapat empat faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah. Faktor pertama adalah perdagangan internasional.
Saat Indonesia mengekspor barang dan jasa, pembayaran umumnya diterima dalam dolar AS sehingga devisa masuk ke dalam negeri dan membantu menjaga stabilitas rupiah.
Sebaliknya, peningkatan impor membuat pelaku usaha membutuhkan lebih banyak dolar untuk pembayaran sehingga permintaan valuta asing meningkat.
“Ketika Indonesia menjual barang dan jasa ke luar negeri, akan ada dolar yang masuk ke Indonesia.
Update Terbaru
Siri AI Baru Tak Akan Mengalahkan Gemini, Ini Alasannya
Sabtu / 27-06-2026, 19:15 WIB
Ronaldo, Messi, dan Kane Bersinar di Hari Terakhir Fase Grup Piala Dunia 2026
Sabtu / 27-06-2026, 19:15 WIB
Pengadilan Minneapolis Perintahkan Wali Kota Frey Tambah Jumlah Polisi
Sabtu / 27-06-2026, 19:14 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo Dana 10.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026
Sabtu / 27-06-2026, 19:14 WIB
Cara Mudah Cek Status Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026
Sabtu / 27-06-2026, 19:14 WIB
Transmart Full Day Sale Besok Ada Lagi, Diskon 50% + 20% se-Indonesia
Sabtu / 27-06-2026, 19:12 WIB
Perjuangan Pesilat Cilik Timika demi Pencak Silat Piala Presiden 2026
Sabtu / 27-06-2026, 19:12 WIB
Moto Pad 70 Pro Resmi di India, Bawa Layar 144Hz dan Baterai 10.200 mAh
Sabtu / 27-06-2026, 19:11 WIB
Iran Tuding AS Langgar MoU Damai Setelah Serangan Terbaru
Sabtu / 27-06-2026, 19:07 WIB
Minat Investor ke TPIA Meningkat, Obligasi Laris dan Saham Makin Likuid
Sabtu / 27-06-2026, 19:06 WIB
5 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemenhan Bantah Latihan Militer
Sabtu / 27-06-2026, 19:06 WIB
Puncak Hujan Meteor Bootids Hiasi Langit RI Malam Ini
Sabtu / 27-06-2026, 19:02 WIB
Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal
Sabtu / 27-06-2026, 19:01 WIB
Kepuasan Peserta Tembus 98,7, Taspen Lanjutkan Transformasi Layanan
Sabtu / 27-06-2026, 19:01 WIB






