Apple akhirnya meluncurkan versi terbaru Siri yang jauh lebih baik di ajang Worldwide Developers Conference bulan ini.

Asisten virtual yang sempat diragukan itu kini hadir dalam beta pertama iOS 27.

in1

>>> Ronaldo, Messi, dan Kane Bersinar di Hari Terakhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Namun, kehadiran Siri AI yang dibangun di atas teknologi Gemini justru menimbulkan pertanyaan: mampukah Siri menyaingi kemampuan Gemini?

Jawabannya, tidak dalam waktu dekat.

Siri AI: Dibangun dari Gemini, Tapi Bukan Gemini

Apple bekerja sama dengan Google awal tahun ini untuk mengembangkan Siri baru. Ini bukan pertama kalinya Apple meminta bantuan rivalnya.

Pada 2018, Apple merekrut kepala AI Google, namun divisinya gagal mewujudkan Siri yang dijanjikan. Apple kemudian mengadakan 'bake off' dan Google keluar sebagai pemenang.

Banyak yang mengira Siri akan menjadi versi putih dari Gemini. Namun, Apple menegaskan hanya menggunakan keahlian AI Google untuk membangun model Foundation miliknya sendiri.

Siri dan Gemini mungkin berbagi DNA, tetapi mereka lebih seperti sepupu daripada saudara kandung.

Siri Profesional, Gemini Personal

Di iOS 27, Siri kini memiliki aplikasi khusus yang berfungsi seperti chatbot. Integrasinya dengan sistem operasi Apple sangat erat, namun pada dasarnya hanya antarmuka obrolan.

Siri AI adalah chatbot satu dimensi. Kepribadiannya profesional namun datar.

Pengetahuan dunianya jauh lebih baik dari sebelumnya.

Siri kini bisa menjawab pertanyaan umum secara akurat tanpa mengarahkan ke web. Namun, ia hanya memberikan fakta tanpa basa-basi.

Siri AI paling cocok untuk jawaban cepat, sementara Gemini adalah alat untuk mengeksplorasi topik lebih dalam.

Gemini memberikan lebih banyak konteks, mendorong pertanyaan lanjutan, dan memiliki beberapa model termasuk 'Deep Research'.