Siri AI tidak memiliki semua itu. Apple memiliki empat model teks, tetapi pengguna tidak bisa memilih atau melihat model mana yang digunakan.

Ini tipikal pendekatan Apple: menjaga kesederhanaan dan menghindari terlalu banyak tombol.

in1

Gemini memberikan jawaban yang lebih imajinatif dan mendetail. Siri AI paling-paling menyelipkan gambar yang tidak diminta untuk mempercantik teks.

Dalam pengujian, kedua asisten memberikan jawaban benar untuk pertanyaan pengetahuan umum. Namun, Gemini merespons dengan lebih natural dan percakapan, sementara Siri seperti membaca artikel Wikipedia.

Siri juga lebih sering salah dalam urusan terkini dan pengetahuan lokal. Misalnya, saat ditanya kebijakan perpustakaan Toronto, ia malah merujuk perpustakaan universitas setempat.

>>> Pengadilan Minneapolis Perintahkan Wali Kota Frey Tambah Jumlah Polisi

Meski begitu, ini masih beta awal dan Gemini pun tidak selalu sempurna.

Konteks Personal: Keunggulan Siri

Dua tahun lalu, Apple menjanjikan peningkatan Siri dengan fokus pada privasi dan konteks personal.

Semua diproses di perangkat menggunakan indeks semantik untuk menggali informasi pribadi dari email, kalender, dan pesan.

Di sinilah Siri unggul. Gemini bisa terhubung ke Google Workspace, tetapi itu berbasis cloud dan tidak mencakup Google Messages.

Dalam praktiknya, Gemini juga ragu menghubungkan ke Gmail atau Calendar kecuali yakin diminta.

Sebaliknya, Siri AI konsisten menangani permintaan semacam itu. Ia dengan mudah merangkai riwayat hidup pengguna dalam respons.

Misalnya, saat ditanya apa yang dilakukan bersama putrinya di ulang tahun tahun lalu, Siri memberikan daftar detail dengan menggabungkan entri kalender, percakapan pesan, dan foto.

Saat ditanya kapan kucingnya mati, Siri mampu melacak penyebutan dalam percakapan teks dari 2015.

Namun, Gemini memiliki keunggulan lain: personalisasi dan memori. Siri hanya mengindeks percakapan masa lalu, tetapi tidak belajar dari situ untuk memengaruhi percakapan mendatang.