Banyak remaja kesulitan tidur awal karena perubahan ritme biologis alami. Akibatnya, mereka kerap kekurangan tidur saat harus bangun pagi untuk sekolah.

Oskar Jenni dari Universitas Zurich menjelaskan bahwa kurang tidur kronis berdampak pada kesehatan mental, perkembangan fisik, dan kemampuan belajar.

in1

>>> Cara Mudah Mendapatkan Bansos Tambahan Pangan Terbaru 27 Juni 2026 Lewat Tahap Seleksi

Menunda jam mulai sekolah bisa menjadi solusi.

Uji Coba Jam Sekolah Fleksibel

Peneliti dari Universitas Zurich dan Rumah Sakit Anak Zurich mengkaji sistem fleksibel di Sekolah Menengah Gossau, Swiss.

Di sana, siswa bisa memulai sekolah pukul 07.30 atau 08.30.

>>> Mengganti Gemini dengan Claude, ChatGPT, dan Copilot di Android: Hanya Satu yang Layak Dibayar

Sebanyak 754 siswa berusia rata-rata 14 tahun mengisi kuesioner sebelum dan sesudah perubahan jadwal. Hasilnya, 95% siswa memilih mulai sekolah lebih siang.

Rata-rata mereka memulai hari 38 menit lebih lambat dan bangun 40 menit lebih siang. Waktu tidur tetap sama, sehingga durasi tidur bertambah 45 menit per hari sekolah.

Siswa melaporkan kualitas tidur lebih baik dan peningkatan kesejahteraan. Prestasi akademik dalam bahasa Inggris dan matematika juga membaik.

>>> Asus ROG vs Lenovo Legion: Laptop Gaming Terbaik di Bawah $1.800

Temuan ini dipublikasikan di Journal of Adolescent Health. Peneliti menyarankan jam sekolah fleksibel untuk mengurangi defisit tidur dan mendukung kesehatan mental remaja.