Iran Tuding AS Langgar MoU Damai Setelah Serangan Terbaru
Iran menuduh Amerika Serikat melanggar nota kesepahaman (MoU) damai yang baru diteken kedua negara untuk mengakhiri perang.
Tuduhan itu muncul setelah serangan terbaru AS ke wilayah Iran pada Jumat (26/6) malam.
>>> Minat Investor ke TPIA Meningkat, Obligasi Laris dan Saham Makin Likuid
Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan yang menargetkan fasilitas pengawasan di pesisir itu sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap MoU yang ditandatangani di Swiss pekan lalu.
"Serangan brutal ini, yang menargetkan fasilitas pengawasan pesisir Iran, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Nota Kesepahaman untuk mengakhiri perang," demikian pernyataan Kemlu Iran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Sabtu menyatakan telah menyerang sejumlah target milik AS di kawasan Teluk sebagai balasan.
Serangan balasan itu menargetkan fasilitas rudal, drone, dan radar Iran yang sebelumnya diserang AS.
Televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan terdengar di Dermaga Taheroui, kota pelabuhan Sirik, pada Jumat malam.
>>> 5 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemenhan Bantah Latihan Militer
Sumber militer menyebut ledakan disebabkan hantaman proyektil, namun Pelabuhan Sirik tetap beroperasi normal tanpa kerusakan.
AS beralasan serangannya merupakan respons atas dugaan serangan drone Iran terhadap sebuah kapal kargo di Selat Hormuz sehari sebelumnya.
CENTCOM mengatakan serangan itu menargetkan lokasi penyimpanan rudal dan drone serta posisi radar pesisir Iran.
Aksi saling serang ini mempertanyakan keberlangsungan MoU yang ditandatangani pada 17 Juni.
>>> Puncak Hujan Meteor Bootids Hiasi Langit RI Malam Ini
MoU tersebut bukan kesepakatan final, melainkan landasan bagi perundingan lanjutan, termasuk soal lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Update Terbaru
Profil Dinda Istri Mufli Budi Ananda Asisten Raffi Ahmad yang Jabat Komisaris Krakatau Posco: Umur, Agama dan IG
Sabtu / 27-06-2026, 20:28 WIB
Daihatsu Hijet DeckVan 1998: Van Sekaligus Pikap Kecil dengan Harga $12.950
Sabtu / 27-06-2026, 20:27 WIB
Polusi Udara dari Pusat Data AI Ancam Kesehatan Publik
Sabtu / 27-06-2026, 20:27 WIB
Titik Kritis Greenland Semakin Dekat, Ilmuwan Peringatkan Dampak Global
Sabtu / 27-06-2026, 20:23 WIB
Pramono Ucapkan Terima Kasih ke ARMY Usaha BTS Tambah Konser di Jakarta
Sabtu / 27-06-2026, 20:23 WIB
Kalender Juli 2026: Tidak Ada Libur Nasional, Ini Daftar Hari Besar
Sabtu / 27-06-2026, 20:23 WIB
Fitur Circle to Search di Pixel Bikin Tiga Aplikasi Ini Tak Berguna
Sabtu / 27-06-2026, 20:15 WIB
Aplikasi Android Cerdas yang Mengubah Saya Menjadi Pemburu Jamur Lokal yang Ahli
Sabtu / 27-06-2026, 20:15 WIB
Cara Mudah Cek Penyaluran 4 Jenis Bansos yang Cair Sepanjang 2026
Sabtu / 27-06-2026, 20:15 WIB
Vivo X500e Dikabarkan Bawa Snapdragon 8-series dan Kamera Zeiss
Sabtu / 27-06-2026, 20:12 WIB
Casio Luncurkan Tiga Jam Tangan Digital Retro A140WE di AS
Sabtu / 27-06-2026, 20:12 WIB
Baterai Solid-State SOLiTHOR Tembus 465 Wh/kg, Keamanan Jadi Sorotan
Sabtu / 27-06-2026, 20:12 WIB
Jakarta Bangun 11 Rusun Baru pada 2027, Ini Daftar Lokasi dan Cara Mendapatkannya
Sabtu / 27-06-2026, 20:07 WIB
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil Kopdes Merah Putih, Nola Dya Sari Korban Terbaru
Sabtu / 27-06-2026, 20:06 WIB






