PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat dua sentimen positif di pasar modal. Perseroan berhasil menuntaskan Program Obligasi Berkelanjutan (PUB) V senilai total Rp6 triliun.

Penerbitan tahap akhir obligasi tersebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscription). Sementara itu, porsi saham publik (free float) meningkat menjadi sekitar 25,7%.

in1

>>> 5 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemenhan Bantah Latihan Militer

Group CFO sekaligus Direktur Chandra Asri Group Andre Khor mengatakan penyelesaian PUB V mencerminkan tingginya kepercayaan investor.

“Penyelesaian Program Obligasi Berkelanjutan V menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja, strategi bisnis, serta pengelolaan keuangan Perseroan yang disiplin,” ujar Andre.

Dana hasil penerbitan obligasi akan mendukung penguatan operasional. Selain itu, dana tersebut juga menjaga ketahanan keuangan serta mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Free Float Meningkat, Likuiditas Saham Terdorong

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai peningkatan free float menjadi katalis positif.

>>> Puncak Hujan Meteor Bootids Hiasi Langit RI Malam Ini

Hal ini dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperbesar peluang masuknya investor institusi.

Menurut dia, investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, hingga global fund umumnya menjadikan tingkat free float sebagai salah satu indikator.

“Dengan posisi free float yang semakin kuat, peluang masuknya dana besar ke saham TPIA menjadi semakin terbuka,” kata Nafan.

Ia menambahkan, peningkatan free float juga dapat menjadi faktor pendukung dalam penentuan bobot saham pada indeks global seperti MSCI dan FTSE.

>>> Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal

Jika bobot saham meningkat dalam indeks tersebut, potensi aliran dana dari investor pasif (passive fund) juga akan semakin besar.