Patriot Bond Danantara: Investasi Legal dengan Perlindungan Hukum Ekstra, Amankah?
Pemerintah memastikan bahwa pembelian surat utang khusus Danantara, seperti Patriot Bond dan Merah Putih Bond, merupakan transaksi yang sah dalam sistem keuangan nasional.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membantah anggapan bahwa instrumen tersebut terkait dengan praktik pencucian uang atau money laundering.
>>> Polisi Tangkap Wanita Tersangka Penyerangan Pedagang Kaki Lima di LA
“Kalau FATF kan sesuatu yang sudah kita menjadi anggota.
Nah, tentu kalau kita punya investasi kan itu bukan bagian dari money laundering,” kata Airlangga, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa obligasi yang diterbitkan Danantara adalah produk investasi baru yang dijalankan dengan prinsip transparansi dan regulasi yang jelas.
“Kalau produk baru selalu menggunakan mekanisme dan keterbukaan yang sifatnya bukan terkait dengan money laundering atau hal yang berkaitan dengan pidana keuangan,” ujarnya.
Perlindungan Hukum yang Kontroversial
Meski dinyatakan legal, regulasi baru memberikan perlindungan hukum yang sangat kuat bagi pembeli surat utang khusus tersebut.
Pembelian Patriot Bond dan Merah Putih Bond tidak dapat dikenai penuntutan pidana umum, pidana perpajakan, maupun gugatan perdata.
Bahkan, data transaksi tidak bisa digunakan sebagai dasar pengenaan pajak atau alat bukti di pengadilan, khususnya untuk transaksi di pasar primer.
>>> Akun TikTok 'Ustazah AI' Viral, Warganet Resah
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah tidak akan menelusuri asal-usul dana yang digunakan investor untuk membeli surat utang khusus Danantara.
“Uang yang dipakai beli patriot bond enggak akan diutak-atik sumbernya dari mana, tapi kalau yang lain misalnya dia punya bisnis lain ya bisa dikejar,” kata Purbaya di Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026).
Purbaya menilai kebijakan ini bertujuan menjaga arus investasi tetap masuk ke sektor domestik agar bisa menggerakkan perekonomian nasional.
Update Terbaru
Casting Pemeran Baru James Bond Berlanjut, Audisi Digelar Agustus
Jumat / 26-06-2026, 09:08 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Berbalas Gol, Jepang vs Swedia Berakhir Seri
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Harga Minyak Dunia Turun, Bisakah Pertamax Cs Ikut Turun Juli?
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Jokowi Kenakan Kemeja dan Topi Logo PSI saat Kunjungi Lampung
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Daftar Negara Asia Paling Percaya Akhirat, RI Peringkat 7
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Prabowo Sebut Tahu Dalang Demo Berbayar, NasDem: Presiden Pasti Sudah Tahu Bohirnya
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Usai 3 Peserta SPPI Meninggal, DPR Minta Latsarmil Dievaluasi Total
Jumat / 26-06-2026, 09:07 WIB
Anies Baswedan Ditanya Nyesal Maju Pilpres, Jawabannya Sindir Pemilih Prabowo
Jumat / 26-06-2026, 09:06 WIB
Marinir Pastikan Peserta SPPI dengan Riwayat Penyakit Tak Dipaksa Latihan Fisik
Jumat / 26-06-2026, 09:05 WIB
Realme P4 Series Resmi Meluncur di Indonesia pada 2 Juli, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Jumat / 26-06-2026, 09:05 WIB
Bahlil Libatkan BIN dan Kejagung Bahas Stok Batu Bara PLN
Jumat / 26-06-2026, 09:01 WIB
Bintang Love Island USA Alannah Keyser Dikeluarkan Usai Video Rasis Muncul
Jumat / 26-06-2026, 09:00 WIB
Steve-O Bicara soal Bam Margera dan Kembalinya ke 'Jackass'
Jumat / 26-06-2026, 09:00 WIB
Trump Mengelak Tanggung Jawab soal Serangan AS ke SD Minab Iran
Jumat / 26-06-2026, 09:00 WIB






