Luhut Buka Suara soal Polemik Dana Patriot Bond Tak Ditelusuri
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya angkat bicara soal kebijakan perlindungan investor surat utang Danantara, yaitu Patriot Bond dan Merah Putih Bond.
Pernyataan itu muncul di tengah perdebatan publik mengenai aturan yang tidak menelusuri asal-usul dana pembelian surat utang tersebut.
>>> KPK Ungkap Praktik 'Uang Klik' di Imigrasi Bali, WNA Diperas hingga Rp2,5 Juta per Dokumen
Luhut mengaku belum mengetahui secara rinci desain kebijakan yang disiapkan pemerintah. Namun, ia percaya setiap langkah telah melalui perhitungan matang.
"Saya nggak tahu ya detailnya, ini apakah mau seperti tax amnesty atau gimana, saya nggak ngerti.
Tapi saya kira pemerintah sudah mikir baik-baik lah," ujar Luhut di kantor DEN, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).
Menurut Luhut, penerbitan Patriot Bond harus memberikan manfaat bagi investor yang bersedia menanamkan modal di Indonesia. Pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kepentingan negara dan keuntungan investor.
"Karena Patriot Bond ini juga saya kira, asal nanti mereka juga, intinya sebenarnya mereka juga dapat untung.
Ya jadi jangan mereka rugi juga, tapi juga mereka punya kewajiban juga untuk taruh investasi dalam negeri," tambah Luhut.
Ia menegaskan investasi dalam negeri menjadi poin penting dalam implementasi Patriot Bond dan Merah Putih Bond.
>>> Iran Keluarkan Ultimatum di Selat Hormuz, Kapal yang Langgar Aturan Tanggung Risiko Sendiri
Tujuan utamanya bukan hanya menghimpun dana, tetapi juga mendorong perputaran modal untuk memperkuat ekonomi nasional.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa perlakuan khusus hanya berlaku untuk dana yang digunakan membeli Patriot Bond dan Merah Putih Bond.
Perlindungan itu tidak membuat seluruh aktivitas bisnis investor bebas dari pemeriksaan.
Update Terbaru
Sosok Tini Stoessel, Kekasih Rodrigo De Paul yang Sempat Dicap Pelakor
Jumat / 26-06-2026, 06:36 WIB
Cara Mudah Cek Nama Penerima BLT 1,8 Juta Rupiah yang Cair di Berbagai Desa Tahun 2026
Jumat / 26-06-2026, 06:28 WIB
Cara Cek 3 Syarat Pencairan Dana PKH dan BPNT Tahap 3 Juli-September 2026
Jumat / 26-06-2026, 06:27 WIB
Mourinho Minta Real Madrid Datangkan Enzo Fernandez, Harga Rp2,4 Triliun Jadi Kendala
Jumat / 26-06-2026, 06:26 WIB
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan Sementara
Jumat / 26-06-2026, 06:26 WIB
Tuduhan Narkoba Bode Miller Dibatalkan Setelah Penangkapan di Idaho
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Karen Derrico Akui Ancam Bunuh dalam Rekaman Telepon
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Motor Tercepat di Dunia Capai 100 km/jam dalam 0,4 Detik, Bertenaga Uap
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Bangkit dari Gol Cepat, Ekuador Gebuk Jerman
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Netflix Kantongi Hak Produksi Film Sesame Street
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Apakah Drakor Notes From The Last Row Bakal Lanjut Season 2?
Jumat / 26-06-2026, 06:00 WIB
Rusia Siap Kawal Kesepakatan AS-Iran ke PBB
Jumat / 26-06-2026, 05:57 WIB
Kemhan Evaluasi Total Latsarmil Usai Tiga Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal
Jumat / 26-06-2026, 05:56 WIB






