DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan Sementara
Komisi B DPRD Sulawesi Selatan meminta pengerjaan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, ditangguhkan sementara.
Permintaan itu muncul setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di DPRD Sulsel pada Kamis, 25 Juni 2026.
>>> Tuduhan Narkoba Bode Miller Dibatalkan Setelah Penangkapan di Idaho
Rapat tersebut mempertemukan warga yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menolak (GERAM), akademisi, dan pihak pengembang proyek, PT SUS Environment.
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Azizah Irma Wahyudiyati, mengatakan mayoritas warga yang hadir menyatakan sikap tegas menolak pembangunan PSEL di kawasan Tamalanrea.
"Tadi dari pihak warga sudah menyampaikan tidak ada kompensasi dan tidak ada kompromi. Artinya, sikap mereka sudah jelas menolak pembangunan PSEL di Tamalanrea," kata Irma.
Komisi B meminta PT SUS Environment menghentikan sementara seluruh aktivitas proyek hingga berbagai persoalan yang menjadi keberatan masyarakat dapat dijelaskan secara terbuka.
Menurut Irma, lokasi proyek yang berada di kawasan perkotaan dan berdekatan dengan permukiman menjadi salah satu pertimbangan utama DPRD meminta penangguhan.
Ia juga menilai dialog yang dilakukan selama ini belum melibatkan pengambil kebijakan yang memiliki kewenangan langsung dalam proyek tersebut.
"Kami meminta ke depan yang hadir bukan hanya perwakilan, tetapi pihak yang benar-benar memiliki kewenangan mengambil keputusan," ujarnya.
>>> Karen Derrico Akui Ancam Bunuh dalam Rekaman Telepon
DPRD Sulsel berencana menyurati pemerintah pusat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Komisi B bahkan membuka peluang membawa perwakilan warga untuk ikut mengawal langsung penyampaian aspirasi tersebut.
"Kami akan mengawal aspirasi ini sampai ke pemerintah pusat karena kewenangan penuh memang berada di sana. Yang paling penting, jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan," katanya.
Guru Besar Kesehatan Lingkungan Universitas Hasanuddin, Prof Anwar Daud, menilai terdapat sejumlah persoalan serius dalam proses penerbitan izin lingkungan proyek PSEL Tamalanrea.
Menurut Prof Anwar, tim penilai AMDAL tingkat provinsi sebelumnya hanya membahas Kerangka Acuan (KA) AMDAL. Namun, persetujuan lingkungan disebut terbit tanpa pembahasan lanjutan yang melibatkan tim penilai.
"Kami hanya membahas kerangka acuan. Tiba-tiba persetujuan lingkungan sudah diterbitkan tanpa pembahasan lanjutan bersama tim penilai.
Ini menunjukkan ada persoalan serius dalam tata kelola pengambilan keputusan lingkungan," katanya.
>>> Hasil Piala Dunia 2026: Bangkit dari Gol Cepat, Ekuador Gebuk Jerman
Ia menegaskan proyek tidak bisa dipaksakan berjalan apabila masyarakat yang terdampak langsung menyatakan penolakan.
Update Terbaru
Polisi Fraser Dinyatakan Sah Tembak Mati Remaja 15 Tahun Bersenjata Pisau
Jumat / 26-06-2026, 07:42 WIB
Remaja 17 Tahun Didakwa Membunuh dalam Kecelakaan Saat Kabur dari Polisi Warren
Jumat / 26-06-2026, 07:41 WIB
Viral Iuran Rp2.000 per Hari, Warga Yogya Renovasi 165 Rumah
Jumat / 26-06-2026, 07:41 WIB
Ramalan Zodiak 26 Juni: Capricorn Lebih Serius, Pisces Jangan Lawan Arus
Jumat / 26-06-2026, 07:41 WIB
Cara Mencairkan Bantuan Sosial Rp600.000 bagi Pemilik KKS Baru 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:29 WIB
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
Jumat / 26-06-2026, 07:29 WIB
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:28 WIB
Dua Gempa Besar Guncang Venezuela, Iran Kecam NATO Bantu AS
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Teratas, Ekuador Lolos
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Keluarga Curiga Pria Misterius di Balik Kematian ASN di Bandara Juanda
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Zoox Perkenalkan Robotaxi Terbaru, Siap Produksi Massal Tahun Ini
Jumat / 26-06-2026, 07:06 WIB
Kecap Manis Ternyata Mengandung Natrium, Aman Dikonsumsi?
Jumat / 26-06-2026, 07:05 WIB
Daftar 8 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:05 WIB
Link Live Streaming Turki vs AS di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:01 WIB






