PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 secara hybrid pada Senin (29/6).

Seluruh pemegang saham yang memiliki hak suara hadir dalam rapat tersebut.

>>> Toyota Hilux EV Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp1 Miliar

RUPST menyetujui tiga agenda utama.

Agenda tersebut meliputi pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 hingga penetapan susunan direksi baru untuk masa jabatan 2026–2030.

>>> 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang

Dalam pemaparannya, Direksi BEI menyampaikan bahwa sepanjang 2025 pasar modal Indonesia menghadapi tantangan besar. Namun, bursa tetap mampu menunjukkan kinerja yang solid.

Susunan Direksi Baru BEI 2026–2030

Melalui RUPST tersebut, Jeffrey Hendrik resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama BEI untuk periode 2026–2030. Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa bursa ke arah yang lebih baik.

>>> Bulog Pastikan Penyerapan Gabah Petani Berlangsung Sepanjang Tahun

Seluruh agenda yang diajukan mendapat persetujuan penuh dari pemegang saham. Hal ini menunjukkan kepercayaan terhadap manajemen BEI dalam mengelola bursa ke depan.