Prancis akan berhadapan dengan Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Laga ini mempertemukan raksasa Eropa dengan tim potensial di Stadion New York Now Jersey, AS, Rabu (1/7) pukul 04.00 WIB.

>>> Chelsa Ragil Anaknya Siapa? Berikut Sosok Wanita yang Diduga jadi Selingkuhan Diska Resha Putra Suami Selebgram Sarah Gibson, Bukan Orang Sembarangan?

Prancis datang sebagai juara bertahan edisi 2018 dan finalis Piala Dunia 2022. Status unggulan melekat pada tim asuhan Didier Deschamps.

Les Bleus menunjukkan superioritas dengan tiga kemenangan sempurna di fase grup. Mereka mencetak 10 gol, menjadikannya salah satu tim paling produktif bersama Belanda dan Jerman.

Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi mesin gol dengan masing-masing empat gol. Dua gol lainnya dicetak Bradley Barcola dan Desire Doue.

Swedia Wajib Waspada

Ketajaman lini depan Prancis menjadi ancaman serius bagi Swedia. Sebab, tim asuhan Graham Potter itu kebobolan tujuh gol di fase grup.

Swedia perlu memperkuat pertahanan dengan pakem tiga bek tengah dan dua bek sayap. Mereka diperkirakan akan bermain pragmatis dan mengandalkan serangan balik.

>>> 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Picu Kanker Mulut, Bukan Cuma Merokok

Viktor Gyokeres dan kawan-kawan harus mampu memanfaatkan peluang. Namun, menghadapi trisula Doue, Dembele, dan Mbappe bukan perkara mudah.

Prancis Perlu Main Klinis

Prancis kerap kesulitan di babak pertama. Enam dari 10 gol mereka tercipta di paruh kedua, kecuali saat melawan Norwegia.

Swedia juga rentan di awal laga dengan tiga dari tujuh kebobolan terjadi di babak pertama. Ini peluang bagi Prancis untuk mencuri gol cepat.

Prancis harus bermain lebih klinis agar tidak terseret ke adu penalti. Jerman dan Belanda sudah menjadi korban karena gagal menang dalam 90 menit.

Head to head terakhir terjadi pada 2020, dan Swedia sudah berganti pelatih tiga kali. Graham Potter hadir sejak Oktober 2025 dan membawa Swedia lolos dari playoff.

>>> Kapolda Jabar Rudi Setiawan Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen

Meski diunggulkan, Prancis tetap harus waspada. Kejutan selalu mungkin terjadi di Piala Dunia.