Bek Timnas Maroko, Issa Diop, memuji perjuangan rekan-rekannya setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6) siang WIB.

Diop yang dinobatkan sebagai Player of the Match menegaskan kemenangan ini adalah hasil kerja keras kolektif dan disiplin taktik seluruh pemain.

>>> Mobil Listrik Ubah Gaya Berkendara, Gen Z Paling Reseptif

"Hari ini murni performa tim. Kami mengeksekusi rencana permainan dengan matang, dan akhirnya keluar sebagai pemenang.

Saya sangat lelah, ingin beristirahat," ujar Diop dalam wawancara pascalaga.

Dramatis hingga Adu Penalti

Pertandingan di Meksiko berlangsung sengit. Belanda unggul lebih dulu lewat gol Cody Gakpo yang didedikasikan untuk calon putranya yang meninggal.

Maroko menyamakan kedudukan melalui sundulan Issa Diop di pengujung babak kedua, memaksa laga ke perpanjangan waktu.

>>> Iran Marah, Dua Prajurit IRGC Tewas Ditembak 'Teroris'

Setelah skor 1-1 bertahan hingga 120 menit, adu penalti menentukan pemenang. Kiper Yassine Bounou menepis tendangan Crysencio Summerville, sementara Ismael Saibari menjadi eksekutor penentu kemenangan 3-2.

Diop, yang religius, menekankan keberhasilan ini tidak lepas dari kuasa Allah. "Kami negara Muslim, ini bukan tentang individu.

Ini semua karena Allah, kami bersyukur," tuturnya.

>>> Cairkan JHT Sebelum Pensiun Kena Pajak Progresif, Ini Rinciannya

Dengan hasil ini, Maroko melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi tuan rumah Kanada.