Seorang model OnlyFans (OF) mengungkapkan alasan ia tidak akan pernah mendorong wanita lain untuk bergabung dengan platform tersebut, meskipun ia sendiri meraup penghasilan hingga $100.000 (sekitar Rp1,5 miliar) per bulan.

Elia Hills, 19 tahun, dari Oklahoma, Amerika Serikat, telah menjadi kreator konten di OnlyFans selama setahun terakhir. Ia mengakui bahwa platform tersebut telah mengubah hidupnya secara finansial.

>>> LPDB Koperasi Tegaskan Pengajuan Dana Bergulir Gratis, Waspada Penipuan

Namun, ia menegaskan bahwa mengglamorisasi OnlyFans kepada wanita muda adalah tindakan yang salah. Menurutnya, bagi sebagian orang, bergabung dengan situs tersebut bisa menjadi keputusan terburuk dalam hidup mereka.

"Saya tidak akan pernah mendatangi wanita lain dan mendorong atau mempromosikan OF kepada mereka," ujar Elia.

"Ini adalah keputusan yang sangat sulit yang harus diambil sendiri oleh seorang wanita."

Elia menekankan bahwa setiap wanita harus mengenali dirinya sendiri secara mendalam sebelum memutuskan.

"Dia adalah satu-satunya yang mengenal dirinya 110% dan benar-benar tahu apakah dia bisa sukses dan menghadapi beban kerja, troll, dan stigma."

Jam Kerja 100 Jam per Minggu

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Elia adalah jam kerja yang sangat panjang. Untuk menghasilkan uang dari OnlyFans, model harus bekerja hingga 100 jam per minggu.

"Model OF harus bekerja sangat lama," jelas Elia. "Mereka juga harus tampil, berbicara, dan berakting sesuai peran, dengan dukungan minimal."

Pelanggan adalah makhluk kebiasaan. Jika Anda terus-menerus offline dan tidak responsif, mereka akan pergi ke tempat lain.

"Ini melelahkan, terutama jika Anda juga bekerja penuh waktu, memiliki keluarga, dan komitmen hidup lainnya."

Secara realistis, seorang model harus menghabiskan 40 jam seminggu di situs tersebut dan mungkin 20 jam lagi untuk membuat konten di media sosial lain.